Pemprov Malut
Sarbin Sehe: Kilaunya Tambang Maluku Utara Belum Memberi Cahaya bagi Rakyat
"Kilaunya emas dan nikel belum mampu memberi cahaya bagi masyarakat kami. "ungkap Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Sarbin Sehe mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tinggi di Maluku Utara yang ditopang sektor pertambangan belum sepenuhnya menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Maluku Utara saat membuka kegiatan GO PUBLIC Seminar “Road to Go Public” di Ternate, Kamis (2/10/2025).
Sarbin menegaskan, meski Maluku Utara kerap disebut sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat, bahkan salah satu yang tertinggi di dunia, namun kemajuan itu belum dirasakan merata.
"Kilaunya emas dan nikel belum mampu memberi cahaya bagi masyarakat kami. Pertumbuhan ekonomi luar biasa, tapi itu lebih banyak karena tambang."
Baca juga: Ubaid Yakub Pastikan Penataan Taman Kantor Bupati Halmahera Timur Sesuai RAB
"Kita semua tahu, tambang suatu saat akan habis. Karena itu, kita harus memikirkan sumber pertumbuhan lain yang berkelanjutan, "ujarnya.
Menurutnya, di balik catatan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, masih banyak persoalan mendasar yang dialami masyarakat.
Mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak, hingga masih banyak warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
"Bayangkan, hasil tambang diangkut keluar setiap hari, tapi jalan kami rusak, jembatan sulit dilewati."
"Bahkan ada masyarakat yang harus menunda makan. Ini fakta yang harus kita jawab bersama, "tegasnya.
Baca juga: Wagub Maluku Utara Buka Seminar Road to Go Public: Dorong Perusahaan Lokal Masuk Pasar Modal
Sarbin menekankan perlunya diversifikasi ekonomi di Maluku Utara. Potensi sektor perikanan dan pertanian, menurutnya, masih jauh dari kata optimal, padahal sektor inilah yang berpeluang memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
"Kita bangga pertumbuhan ekonomi Maluku Utara tinggi, tapi kita tidak bangga kalau rakyat masih belum merasakan manfaatnya."
"Itu sebabnya kolaborasi pemerintah dan swasta harus diarahkan untuk menghadirkan pembangunan yang sesungguhnya: masyarakat yang bahagia, hidup layak, dan sejahtera, "tandasnya. (*)
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah |
|
|---|
| dr Julys Giscard: Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara Masih Tinggi |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Ungkap Penyebab Inflasi: Ombak Tinggi Bikin Harga Ikan Naik |
|
|---|
| TPID Maluku Utara Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Inflasi Maluku Utara Turun 2,03 Persen, Sherly Laos Soroti Ketergantungan Pangan dari Luar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pertumbuhan-ekonomi-Maluku-Utara.jpg)