Pemprov Malut
Tunjuk Lima Plt Kepala OPD, Gubernur Malut Sherly Laos Beri Kesempatan dan Ruang Bagi Pejabat Muda
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Sherly Laos untuk memperkuat kinerja birokrasi dan memberikan ruang bagi pejabat muda
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
Ringkasan Berita:
- Strategi Sherly Laos untuk memperkuat kinerja birokrasi dan memberikan ruang bagi pejabat muda menunjukkan kapasitas serta integritasnya.
- Jabatan Plt yang diberikan bersifat evaluatif selama tiga bulan. Setelah masa itu, kinerja para pejabat akan dinilai kembali untuk menentukan apakah mereka layak dilantik secara definitif atau digantikan.
- Zulkifli Bian menjelaskan bahwa seluruh pejabat yang ditunjuk berasal dari internal masing-masing OPD, baik dari jabatan sekretaris maupun kepala bidang.
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menunjuk lima Pelaksana tugas (Plt) kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pasca-rotasi pejabat yang dilakukan pada Kamis, 6 November 2025.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Sherly Laos untuk memperkuat kinerja birokrasi dan memberikan ruang bagi pejabat muda menunjukkan kapasitas serta integritasnya di jajaran pemerintahan provinsi.
Dalam keterangannya, Sherly Laos menegaskan bahwa jabatan Plt yang diberikan bersifat evaluatif selama tiga bulan. Setelah masa itu, kinerja para pejabat akan dinilai kembali untuk menentukan apakah mereka layak dilantik secara definitif atau digantikan.
Baca juga: Momen Bersejarah, UNSAN Halmahera Selatan Akan Gelar Wisuda Perdana di Desember 2025
“Saya memberikan kesempatan kepada yang muda selama tiga bulan. Nanti akan dievaluasi kembali, apakah bisa dipertahankan atau tidak,” ujar Sherly Laos, Sabtu (8/11/2025).
Adapun lima pejabat yang ditunjuk sebagai Plt kepala OPD antara lain:
1. Halim Muhammad sebagai Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup
2. Basyuni Thahir sebagai Plt Kepala Dinas Kehutanan,
3. Isman Abas sebagai Plt Sekretaris DPRD,
4. Nani Riani Pakaya sebagai Plt Inspektur Daerah, dan
5. Zulfikar Conoras sebagai Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara Zulkifli Bian menjelaskan bahwa seluruh pejabat yang ditunjuk berasal dari internal masing-masing OPD, baik dari jabatan sekretaris maupun kepala bidang.
“Semuanya dari dalam instansi masing-masing. Diharapkan mereka bisa bekerja profesional dan mendukung penuh program-program Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Zulkifli Bian.
Penunjukan ini menjadi sinyal kuat bahwa Gubernur Maluku Utara Sherly Laos mendorong regenerasi birokrasi yang lebih dinamis, responsif, dan berorientasi pada hasil, sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif pasca-rotasi pejabat struktural. (*)
| Maluku Utara Jadi Lokus Policy Sandbox Penguatan Pers dan Media BEJO’S |
|
|---|
| Sekda Malut: PKA Harus Hasilkan Dampak Nyata, Bukan Sekadar Dokumen |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Percepat Digitalisasi Keuangan, KKPD Jadi Andalan Tingkatkan Transparansi |
|
|---|
| DBH hingga Tanggung Jawab Lingkungan di Maluku Utara Jadi Sorotan BAM DPR RI |
|
|---|
| Gubernur Malut Ganti Direktur RSUD Chasan Boesoirie, Rosita Alkatiri Jadi Plt |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sherly-dan-abubakar_tribun23.jpg)