Kamis, 30 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

57 Desa di Halmahera Selatan Tak Bisa Cairkan DD Tahap II, Ini Kendalanya

57 desa dari 249 desa di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, hingga saat ini tidak bisa mencairkan Dana Desa (DD) tahap ll tahun 2025

Tayang:
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
DANA DESA: Plt Kepala BPKAD Halmahera Selatan Farid Husen ketika menjelaskan kendala pencairan Dana Desa, Selasa (25/11/2023). 
Ringkasan Berita:
  • 57 desa dari 249 desa di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, hingga saat ini tidak bisa mencairkan Dana Desa (DD) tahap ll tahun 2025.
  • Per Oktober 2025 lalu, sebanyak 192 desa telah mencairkan DD tahap II.
  • Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halmahera Selatan, Farid Husen, mengungkapkan penyebabnya.

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - 57 desa dari 249 desa di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, hingga saat ini tidak bisa mencairkan Dana Desa (DD) tahap ll tahun 2025.

Padahal, pada Oktober 2025 lalu, sebanyak 192 desa telah mencairkan DD tahap II.

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halmahera Selatan, Farid Husen, mengungkapkan penyebabnya.

Baca juga: Pembuatan 2 Kapal Nelayan Belum Rampung, DKP Halmahera Selatan Pastikan Proyek Tidak Mangkrak

Ia mengatakan, Kantor Pelayanan Perbendahara Negara (KPPN) Ternate, belum membuka keran pencairan.

“KPPN belum buka keran untuk proses SP2D dana desa tahap ll 2025,” kata Farid dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).

Farid menambahkan, pihaknya masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan.

Jika kebijakan tersebut keluar, maka BPKAD Halmahera Selatan segera memproses pencairan DD tahap II untuk 57 desa tersebut.

“Kami menunggu, bila sudah ada kebijakan dari pusat maka langsung dicairkan. Namun apabila belum, maka tidak bisa dilakukan pencairan,” pungkasnya.

Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Halmahera Selatan mengeluh terkait hal tersebut.

Baca juga: Puluhan Botol Cap Tikus Dimusnahkan Polres Taliabu di Desa Kawalo-Woyo

“Dana baru masuk BLT dan anggaran pangan sebesar 79 juta dari total dana 360 juta,” ujar Kades Karamat, Kecamatan Kayoa, Irwan Rauf.

Senada dengan Irwan, Kades Belang-Belang, Kecamatan Bacan, Suaib Yunus, mengatakan tidak dicairkannya DD tahap II, berdampak pada pelaksanaan program di desa.

"Harusnya ada edaran dari pemerintah pusat, supaya kita di desa juga tahu. Tapi kita berharap segera cair," keluhnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved