Pemprov Malut
GPM Sherly-Sarbin Diserbu Warga Sofifi Maluku Utara: Harapan Baru Jelang Nataru 2025-2026
GPM adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian Pemprov Maluku Utara terhadap masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga pangan
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dan Sarbin Sehe, asa untuk menjaga stabilitas harga pangan
2. GPM adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian pemerintah provinsi terhadap masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga pangan
3. GPM menyediakan sejumlah bapk dengan harga terjangkau semisal minyak goreng Rp 17.000/liter
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dan Sarbin Sehe, asa untuk menjaga stabilitas harga pangan jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) terus digelorakan.
Bagi gubernur perempuan pertama di tanah Moloku Kie Raha itu, gerakan pangan murah (GPM) bukan sekadar agenda rutin, melainkan harapan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rabu (3/12/2025) kemarin, ratusan warga tampak mengantre tertib di Alun-Alun Bundaran 40, pusat jantung ibu kota Sofifi. Dari pagi hingga siang, antrean tak pernah sepi.
Pada kegiatan tersebut, Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya:
Baca juga: BBT Diduga Caplok Ratusan Hektare Kebun Warga Desa Wayatim Halmahera Selatan
- Beras SPHP Rp 60.000/5 kg
- Minyak goreng Rp 17.000/liter
- Gula pasir Rp 17.000/kg
- Cabai rawit Rp 40.000/kg
- Cabai keriting Rp 30.000/kg
- Bawang putih Rp 20.000/0,5 kg
Kedatangan Sarbin Sehe langsung disambut antusias masyarakat yang telah menunggu.
Sarbin membalasnya dengan senyum penuh kehangatan, menandai kedekatan pemerintah dengan warganya.
Nuraidah (43), warga Desa Galala, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
Baginya, harga pangan murah seperti ini sangat membantu, terutama di tengah kenaikan harga menjelang hari-hari besar keagamaan.
"Terima kasih banyak kepada Ibu Gubernur dan jajarannya, "tuturnya dalam keterangan yang diterima redaksi Tribunternate.com.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan secara berkala, terutama menjelang Natal, Idul Fitri, dan momentum besar lainnya.
Di sisi lain, Fathimah (31), warga Desa Bukit Durian, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya karena bisa mendapatkan bahan pangan lebih murah dibanding harga pasar.
Walhasil, Sarbin Sehe mengapresiasi antusiasme warga dan mengingatkan agar masyarakat tetap tertib selama kegiatan berlangsung.
"Hari ini ada 72 titik gerakan pangan murah (GPM) se Maluku Utara, semoga semuanya berjalan lancar, "harapnya.
Menurutnya, GPM adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian pemerintah provinsi terhadap masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga pangan.
GPM sendiri merupakan program strategis pemerintahan Sherly-Sarbin yang bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia dan BULOG.
Baca juga: Kapolda Malut Kerahkan Brimob Tindaklanjuti Arahan Presiden Soal Jembatan Putus
| Dinas PUPR Malut Mulai Perbaiki Jalan Rusak Ruas Jailolo - Sidangoli Halbar, Anggaran Rp5 Miliar |
|
|---|
| Pelajar Malut Unjuk Inovasi Robotik, SMAN 2 Ternate Jadi Panggung Talenta Teknologi Masa Depan |
|
|---|
| Pemprov Malut Siapkan 100 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026, Sherly Laos Fokus Stabilkan Harga Pangan |
|
|---|
| PAD Tembus Rp1 Triliun, Bapenda Maluku Utara Genjot Pengawasan Pajak Sektor Tambang |
|
|---|
| Buka Smanli Cup III, Staf Ahli Gubernur Malut Tekankan Sportivitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Gerakan-Pangan-Murah-di-Alun-alun-Bundaran-40-Sofifi-Maluku-Utara.jpg)