Pencabulan di Taliabu
BREAKING NEWS: Remaja Cantik di Taliabu Jadi Korban Pencabulan, Digauli 4 Kali Sejak 2022
Ayah korban menceritakan, awal mula NS (anaknya) berjumpa dengan MRS alias Dugong pada sebuah pesta joget di Kecamatan Taliabu Utara
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Seorang siswi SMP berinisial NS (14) di Pulau Taliabu diduga menjadi korban pencabulan pria berinisial MRS alias Dugong
2. Kepada Tribunternate.com, Kamis (4/12/2025), Syahroni, ayah NS, mengaku putrinya sudah digauli sebanyak 4 kali
3. Laporan ke polisi sudah dilakukan sejak 2024, namun sampai sekarang belum ada kejelasan hukum
TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Seorang siswi SMP berinisial NS (14) di Pulau Taliabu, Maluku Utara diduga menjadi korban pencabulan pria berinisial MRS alias Dugong.
Kepada Tribunternate.com, Kamis (4/12/2025), S, ayah NS, mengaku putrinya sudah digauli sebanyak 4 kali.
Apa yang dialami NS terjadi sejak Juni 2022 hingga 2023.
Atas apa yang dialami anaknya, S membuat paloran ke Polres Pulau Taliabu pada 12 Oktober 2024.
Baca juga: Anggaran Pilkades Tak Masuk KUA PPAS 2026, Seluruh Desa di Taliabu Berpotensi Dijabat Pj
Meski begitu, lanjut S, MRS alias Dugong belum juga ditahan.
"Saya minta agar proses hukum berlanjut hingga pelakunya ditahan, karena anak kami yang jadi korban, "pinta S.
S menceritakan kronologi awal sesuai dengan keterangan anaknya selaku korban.
Awalnya NS menonton acara pesta joget di desa mereka di Kecamatan Taliabu Utara.
Singkat cerita, NS dibawa MRS alias Dugong ke tempat jauh dari area pesta.
Diarea itulah diduga terjadi perbuatan melawan hukum yang dimaksud.
"Ceritanya seperti itu. Kemudian kejadian kedua kebun kelapa."
"Pelaku ancam agar anak saya tidak bilang ke kami (orang tua), "ungkap S.
Setelah itu kejatahan seksual yang dilakukan pelaku terhadap NS berlanjut hingga 4 kali.
Baca juga: BNN Maluku Utara Ungkap Temuan 3 Pohon Ganja di Desa Togawa Halmahera Utara
Terakhir NS digauli saat rtidur malam hari di rumah. MRS alias Dugong nekat masuk dan melakukan perbuatan keji itu.
"Kalau yang di rumah, pelaku tutup mulut anak dan kemudian ..., anak saya cerita semuanya ke saya, "ungkapnya.
Karena itu S berharap kepolisian segera mengamankan pelaku yang saat ini masih berkeliaran di desa sekitar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Di-taliabu-kembali-terjadi-kasus-pencabulan.jpg)