Unkhair Ternate
Rampung, IAC 2025 Tetapkan Tiga Tim Terbaik dari Puluhan Peserta
Sebagai tuan rumah, Unkhair Ternate berhasil menempati peringkat ke-9 dari total 33 tim peserta
Ringkasan Berita:
- Posisi pertama dari Trisakti School of Management. Posisi kedua diraih tim dari Universitas Katolik Parahyangan, sementara RNZ Team dari Universitas Diponegoro menempati peringkat ketiga.
- Penilaian dilakukan oleh dewan juri lintas perguruan tinggi, yakni dari Prince Songkla University Thailand, Universitas Riau, serta dari Universitas Khairun.
- Unkhair Ternate menempati peringkat ke-9 dari total 33 tim peserta, mengungguli Universitas Indonesia (UI) dan Universiti Sultan Azlan Shah Malaysia.
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun (FEB Unkhair) resmi mengumumkan para pemenang International Accounting Competition (IAC) 2025, ajang kompetisi akuntansi berskala nasional dan internasional.
Kompetisi tersebut digelar secara virtual selama sepekan, mulai 8 hingga 14 Desember 2025, dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi.
IAC 2025 mengangkat tema“Bridging Innovation and Integrity: Enhancing the Professionalism of Accountants in the Global Era”, diikuti 33 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional.
Baca juga: Menuju IAC 2025, Mahasiswa Akuntansi Unkhair Ternate Bicara Persiapan Hingga Tantangan Panitia
Rampung, IAC 2025 menetapkan Actcountthink dari Trisakti School of Management sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih tim Anti Pajak dari Universitas Katolik Parahyangan, sementara RNZ Team dari Universitas Diponegoro menempati peringkat ketiga.
Berdasarkan rilis yang diterima Humas Unkhair pada Selasa (16/12/2025), Ketua Panitia IAC 2025 Ismul Aksan, S.E., M.Ak., CertDA., A-CPA mengatakan, pelaksanaan secara daring memungkinkan partisipasi luas tanpa mengurangi kualitas kompetisi.
Menurutnya, para peserta diuji melalui studi kasus yang menuntut ketajaman analisis, ketepatan perhitungan, serta strategi akuntansi yang profesional dan kompetitif.
Ismul menyebut proses penilaian dilakukan oleh dewan juri lintas perguruan tinggi, yakni Whatanan Srinin dari Prince Songkla University Thailand, Arumega Zarefar dari Universitas Riau, serta Rizki Wahyu Utami dari Universitas Khairun. Kompetisi dinilai berlangsung objektif dan kompetitif meski digelar secara daring.
Menariknya, tambah Ismul, prestasi membanggakan juga ditorehkan tuan rumah. Unkhair berhasil menempati peringkat ke-9 dari total 33 tim peserta, bahkan mengungguli Universitas Indonesia (UI) dan Universiti Sultan Azlan Shah Malaysia.
Ismul menegaskan, IAC 2025 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang pembelajaran strategis.
“Melalui skema daring, mahasiswa dilatih berpikir kritis, bekerja profesional, serta menjunjung tinggi integritas untuk siap bersaing di era global,” ujarnya. (*)
| Raker Unkhair Ternate 2027, Anggaran Rp118 Miliar Difokuskan ke IKU dan Riset |
|
|---|
| Unkhair Ternate Gelar Sosialisasi IKU 2026, Abdullah W Jabid Tekankan Kinerja Berbasis Data |
|
|---|
| Sabtu Ini, Unkhair Ternate Wisuda 676 Lulusan dan Kukuhkan Dua Guru Besar |
|
|---|
| BAN PT Asesmen Lapangan Prodi Agroteknologi Unkhair Ternate, Target Akreditasi Unggul |
|
|---|
| Unkhair Ternate Target 50 Persen Lolos Pendanaan P2MW 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/iac2025_tribunfsrwdgsy.jpg)