Pemprov Malut
Pemprov Maluku Utara Paparkan Capaian Kinerja 2025: Ekonomi Tumbuh - Program Pro Rakyat Menguat
Berdasarkan data, Maluku Utara sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekonomi tertinggi secara nasional yang ditopang 3 sektor di antaranya industri
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Berdasarkan laporan Bappeda Maluku Utara, laju pertumbuhan ekonomi provinsi Triwulan III 2025 capai 39,10 persen (year-on-year)
2. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan bahwa berbagai indikator pembangunan daerah menunjukkan tren yang semakin positif
3. Capaian tersebut meliputi di antaranya pertumbuhan ekonomi yang signifikan hingga peningkatan kualitas SMD
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara memaparkan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang 2025 dalam Forum Focus Group Discussion (FGD) yang dipimpin langsung Gubernur Maluku Utara Sherly Laos yang di dampingi Kepala Bappeda Maluku Utara Sarmin S Adam, Rabu (17/12/2025) di Kota Ternate.
Dalam pemaparannya, Sherly Laos menegaskan bahwa berbagai indikator pembangunan daerah menunjukkan tren yang semakin positif.
Capaian tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi yang signifikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan program-program pro-rakyat yang terintegrasi dengan kebijakan nasional.
Berdasarkan laporan Bappeda Maluku Utara, laju pertumbuhan ekonomi provinsi Triwulan III 2025 capai 39,10 persen (year-on-year).
Baca juga: 5 Shio Paling Beruntung Besok Kamis 18 Desember 2025, Kejelasan Nasib Ayam hingga Tikus
Angka ini menempatkan Maluku Utara sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekonomi tertinggi secara nasional, yang ditopang sektor industri, pertambangan serta aktivitas ekonomi daerah.
Dari aspek pembangunan manusia, indeks pembangunan manusia (IPM) Maluku Utara 2025 tercatat 72,52, menunjukan peningkatan yang konsisten.
Pada saat yang sama, tingkat pengangguran terbuka (TPT) berhasil ditekan hingga 4,55 persen, sementara angka kemiskinan turun menjadi 5,81 persen per Maret 2025.
Rasio ini juga terjaga di angka 0,299, mencerminkan ketimpangan pendapatan yang relatif terkendali.
Di sektor pendidikan, Pemprov Maluku Utara merealisasikan program pendidikan gratis (PPG) dengan capaian 96,45 persen, menjangkau 68.512 siswa di 467 sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp 31 miliar.
Selain itu, Program beasiswa Maluku Utara bangkit telah menjangkau 540 mahasiswa di 22 perguruan tinggi (PT), dengan total bantuan uang kuliah tunggal (UKT) sebesar Rp 1,46 miliar.
Sementara di bidang kesehatan, Pemprov Maluku Utara terus memperkuat program layanan kesehatan gratis (PLKG), yang ditandai dengan capaian universal health coverage (UHC) sebesar 101,01 persen.
Hingga pertengahan Desember 2025, lebih dari 475 ribu jiwa telah menerima layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih diperlukan penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka stunting yang di beberapa kabupaten masih fluktuatif.
Pada sektor perumahan dan infrastruktur sosial, Pemprov Maluku Utara merealisasikan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dan Dapur Sehat kepada 625 kepala keluarga (KK) di 7 kabupaten/kota.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur dasar terus dipercepat di berbagai wilayah, termasuk Pulau Morotai, Halmahera Raya, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan Kota Tidore Kepulauan.
| Dorong ASN Melek AI, Pemprov Malut Gelar Pelatihan Transformasi Digital, Perkuat Layanan Publik |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Rapat Pengembangan RSJ Sofifi dan Skema BPJS Kesehatan |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Tekankan Disiplin Kinerja dan Targetkan Penguatan Fiskal Daerah |
|
|---|
| APBD Malut 2026 Diperketat, Samsuddin A Kadir: Program Kurang Prioritas Dipangkas |
|
|---|
| Rakor DLH Malut 2026: Evaluasi TPA hingga Penguatan Bank Sampah dan Data Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Capaian-kinerja-penyelengaraan-Pemprov-Maluku-Utara-sepanjang-2025.jpg)