Pemkab Halmahera Selatan
Proyek-proyek Ini Akan Dikerjakan di Pulau Obi Halmahera Selatan 2026, Anggarannya Sentuh Rp 23 M
Salah satu proyek yang nanti dikerjakan ialah rekonstruksi jalan Laiwui–Jikotamo Anggai di Pulau Obi sepanjang 5,5 kilometer senilai Rp 12,74 miliar
Ringkasan Berita:1. Pulau Obi di Halmahera Selatan menjadi salah satu daerah prioritas Pemprov Maluku Utara dalam pembangunan infrastruktur
2. Karena itu di tahun depan Pemprov Maluku Utara menggelontorkan Rp 23 miliar untuk pembangunan infrastruktur tersebut
3. Risman: Apa yang dilakukan ini merupakan harapan dari kepala daerah (gubernur dan wakil gubernur)
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Berikut ini proyek-proyek yang akan kikerjakan di Pulau Obi, Halmahera Selatan pada 2026.
Diberitakan sebelumnya, Pemprov Maluku Utara terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur dasar di wilayah kepulauan.
Salah satu kawasan yang menjadi prioritas di tahun depan adalah Pulau Obi di Kabupaten Halmahera Selatan.
"Untuk Pulau Obi, total anggaran pembangunan infrastruktur mencapai Rp 23,01 miliar."
Baca juga: Simak, Ini Deretan Proyek yang Nanti Dikerjakan di Bacan Halmahera Selatan 2026, Pagunya Rp 40 M
Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara Risman Iriyanto Djafar pada Rabu (17/12/2025) kamrin.
Ada pun fokus dari proyek ini ialah pekerjaan yang langsung menyentuh untuk kebutuhan masyarakat.
Sambung Risman, di wilayah ini (Pulau Obi), penguatan kawasan pesisir menjadi prioritas, yakni:
1. Pembangunan tanggul Sungai Laiwui sepanjang 282 meter senilai Rp 1,95 miliar
2. Pengaman Pantai Laiwui sepanjang 80 meter senilai Rp 880 juta
3. Pengaman Pantai Alam Pelita di Obi Barat sepanjang 100 meter senilai Rp 701 juta
Selain itu, Pemprov Maluku Utara juga membangun:
1. Drainase di Desa Manu, Obi Selatan sepanjang 200 meter senilai Rp 473 juta
2. Upaya peningkatan konektivitas darat, rekonstruksi jalan Laiwui–Jikotamo Anggai sepanjang 5,5 kilometer senilai Rp 12,74 miliar
3. Yang kemudian dilengkapi pembangunan jembatan sepanjang 20 meter senilai Rp 6,25 miliar
Baca juga: 3 Warga Halmahera Selatan Korban TPPO Dipulangkan, 1 Hilang Kontak
"Pembangunan infrastruktur di Pulau Obi diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas."
"Kemudian memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat."
"Yang sama semua itu sesuai harapan ibu gubernur dan pak wakul gubernur, "tandas Risman Iriyanto Djafar. (*)
| Kades Nonaktif di Halmahera Selatan Nekat Palsukan Surat Permohonan untuk Cairkan DD Rp 40 Juta |
|
|---|
| Gaji PPPK Halmahera Selatan Pakai DTT, Ini Penjelasan BPKAD dan Analisis Akademisi |
|
|---|
| Puluhan Pangkalan Kayu di Halmahera Selatan Ditutup Sementara, Terindikasi Masalah Izin Bahan Baku |
|
|---|
| Realisasi PAD Halmahera Selatan Triwulan I 2026 Tak Capai 25 Persen, Begini Penjelasannya |
|
|---|
| Kasus Stunting Masih Tinggi, Dinkes Halmahera Selatan Dorong Optimalisasi Program Imunisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Tampak-badan-jalan-Madopolo-Jojame-di-Kecamatan-Obi-Utara-Halmahera-Selatan-belum-diaspal.jpg)