Rabu, 22 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Data BPS

Didominasi Usaha Kecil, Perusahaan Konstruksi di Maluku Utara Capai 1.750

Jumlah perusahaan konstruksi di Provinsi Maluku Utara per Tahun 2025 mencapai 1.750 perusahaan.

BPS Malut
DATA BPS - Jumlah perusahaan konstruksi di Provinsi Maluku Utara per Tahun 2025 mencapai 1.750 perusahaan. Data tersebut tercantum dalam publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara bertajuk Direktori Perusahaan Konstruksi 2025 yang dirilis pada 18 Desember 2025. 

TRIBUNTERNATE.COM – Jumlah perusahaan konstruksi di Provinsi Maluku Utara per Tahun 2025 mencapai 1.750 perusahaan.

Data tersebut tercantum dalam publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara bertajuk Direktori Perusahaan Konstruksi 2025 yang dirilis pada 18 Desember 2025.

Angka tersebut mengalami peningkatan sebanyak 97 perusahaan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1.653 perusahaan.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Kurikulum Merdeka Halaman 239: Aktivitas 9.2

Berdasarkan kualifikasi usaha, perusahaan konstruksi di Maluku Utara didominasi oleh usaha kecil dengan proporsi mencapai 83,14 persen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor konstruksi di daerah tersebut masih didorong oleh pelaku usaha berskala kecil.

Dari sisi sebaran wilayah, dua daerah dengan jumlah perusahaan konstruksi terbanyak adalah Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan. Kota Ternate menjadi daerah dengan konsentrasi tertinggi, yakni sebesar 52,40 persen dari total perusahaan konstruksi di Maluku Utara.

Sementara itu, Kota Tidore Kepulauan berada di urutan kedua dengan kontribusi sebesar 10,74 persen. Data ini mengindikasikan bahwa aktivitas konstruksi masih terpusat di wilayah perkotaan.

Berdasarkan bentuk badan usaha, perusahaan konstruksi di Maluku Utara mayoritas berbentuk Commanditaire Vennootschap (CV) dengan persentase mencapai 91,77 persen.

Baca juga: Ramalan Karier 12 Zodiak Senin 22 Desember 2025: Keuangan Scorpio Menguat, Aries Menuju Kesuksesan

Adapun perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT/PT Persero) tercatat sebesar 8,00 persen.

Menurut kabupaten/kota, jumlah badan usaha konstruksi terbanyak berada di Kota Ternate dengan total 917 perusahaan dan didominasi oleh badan usaha berbentuk CV.

Selanjutnya, Kota Tidore Kepulauan menempati posisi kedua dengan jumlah 188 perusahaan, yang juga sebagian besar berbentuk CV. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved