Pemprov Malut
Dipimpin Sarbin Sehe, Disperindag Malut Evaluasi Anggaran dan Program 2025
Plh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara, M. Rony Saleh, mengungkapkan bahwa pihaknya menggelar rapat perdana evaluasi
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Plh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku Utara, M. Rony Saleh, mengungkapkan bahwa pihaknya menggelar rapat perdana evaluasi anggaran dan program tahun 2025, Rabu (7/1/2026).
- Rapat tersebut dipimpin Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dan berlangsung di Kantor Disperindag, lantai I Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi.
- Rony menjelaskan, rapat ini bertujuan mengevaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran tahun 2025.
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Plh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku Utara, M. Rony Saleh, mengungkapkan bahwa pihaknya menggelar rapat perdana evaluasi anggaran dan program tahun 2025, Rabu (7/1/2026).
Rapat tersebut dipimpin Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dan berlangsung di Kantor Disperindag, lantai I Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi.
Rony menjelaskan, rapat ini bertujuan mengevaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran tahun 2025, sekaligus merumuskan langkah perbaikan dan optimalisasi program pada tahun anggaran 2026.
Baca juga: Nilai Tukar Petani dan Nelayan Rendah, Sherly Laos Evaluasi Kinerja Distan dan DKP Malut
“Dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur menekankan sejumlah poin penting, mulai dari pembenahan kondisi internal organisasi, efektivitas program, hingga ketepatan sasaran penggunaan anggaran,” ujar Rony kepada Tribunternate.com.
Penekanan juga diberikan pada optimalisasi program bantuan kepada masyarakat, khususnya bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta penguatan potensi objek-objek yang dapat meningkatkan pendapatan daerah.
Selain itu, lanjut Rony, Wakil Gubernur turut menyampaikan arahan Gubernur Maluku Utara terkait peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, terutama dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), penataan aset daerah, serta peningkatan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK.
“Semua itu harus terus diperbaiki dan ditingkatkan agar kinerja Disperindag ke depan semakin baik dan akuntabel,” jelasnya.
Baca juga: Dana Bantuan BBM Desa Kawasi Halmahera Selatan Diduga Disalahgunakan
Rony menambahkan, Wakil Gubernur juga meminta agar Disperindag segera menyiapkan data yang lebih teknis untuk pembahasan lanjutan, khususnya terkait potensi objek pendapatan daerah.
Di sisi internal, ia berharap suasana kerja di lingkungan Disperindag semakin kondusif, dengan komunikasi yang lebih terbuka antara pimpinan dan staf, serta pendistribusian tanggung jawab kepada para kepala bidang dapat berjalan normal, profesional, dan penuh kehati-hatian.
“Harapannya, kinerja organisasi bisa lebih solid dan responsif dalam mendukung target pembangunan daerah,” pungkas Rony. (*)
| Rp 2,9 Triliun Diusulkan untuk Percepat Pembangunan Sofifi |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Kawal Pembangunan Sabo Dam, Ternate Disiapkan Lebih Tangguh Hadapi Bencana |
|
|---|
| Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Maluku Utara Beberkan PR Besar di Hadapan Komisi V DPR RI |
|
|---|
| Hadapi Ancaman Inflasi dan Cuaca Ekstrem, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Dorong Strategi 4K |
|
|---|
| Komisi V DPR RI Soroti Sejumlah Infrastruktur, di Antaranya Huntap Korban Banjir Bandang di Ternate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/evaluasi-disperindag.jpg)