Pemprov Malut
Proyek Gudang Cold Storage Disperindag Maluku Utara Harus Tuntas Tanpa Merugikan Negara
"Mudah-mudahan dalam dua minggu ke depan (gudang cold storage di Ternate) sudah rampung, "harap Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menegaskan agar penyelesaian pembangunan gudang cold storage dapat diselesaikan tepat waktu
2. Saat ini progres pembangunan telah memasuki tahap akhir dan hanya menyisakan sejumlah pekerjaan minor
3. Sarbin: saat ini progres pembangunan telah memasuki tahap akhir dan hanya menyisakan sejumlah pekerjaan minor
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menegaskan agar penyelesaian pembangunan gudang cold storage milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara dapat diselesaikan tepat waktu dan tidak menimbulkan kerugian negara.
Hal tersebut disampaikan Sarbin Sehe kepada Tribunternate.com usai melakukan pengecekan progres pembangunan gudang penyimpanan buah, daging, dan sayuran tersebut, Jumat (9/1/2026) di Ternate.
Sarbin Sehe menjelaskan, saat ini progres pembangunan telah memasuki tahap akhir dan hanya menyisakan sejumlah pekerjaan minor.
Ia berharap pihak ketiga selaku pelaksana proyek dapat menuntaskan seluruh pekerjaan dalam waktu dekat.
Baca juga: Perkuat Pelayanan Dasar, Pemkab Halmahera Timur Komitmen Tingkatkan SDM
"Kami berharap pihak ketiga diberi waktu untuk segera menyelesaikan pekerjaan, "ujar Sarbin Sehe.
"Mudah-mudahan dalam dua minggu ke depan sudah rampung, sehingga pada akhir Januari bisa dilakukan serah terima dengan Pemerintah Kota Ternate, "lanjutnya.
Menurutnya, keberadaan gedung cold storage ini sangat strategis untuk mendukung ketahanan pangan daerah, khususnya dalam mengantisipasi kelangkaan buah, daging, dan sayuran di Kota Ternate.
"Kehadiran gedung ini diharapkan menjadi alternatif penyimpanan, terutama saat terjadi kelangkaan komoditas pangan. Ini sangat membantu kota, "katanya.
Sarbin mengungkapkan, pembangunan gedung cold storage tersebut dilakukan secara bertahap dan dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2024 dan 2025.
Saat ini, pekerjaan fisik utama seperti struktur bangunan dan plafon telah selesai.
"Yang tersisa itu hanya pekerjaan pendukung, seperti pemasangan pagar, saluran air, serta jaringan listrik yang belum masuk, "jelasnya.
Baca juga: Jejak Panjang Sidharto Reza Suryodipuro, Diplomat Indonesia yang Kini Pimpin Dewan HAM PBB
Ia menambahkan, meski proyek ini mengalami keterlambatan, pemerintah memastikan mekanisme penganggaran telah diblokir sesuai ketentuan, sehingga tidak menimbulkan potensi kerugian negara.
"Insya Allah tidak ada kerugian negara. Pekerjaan diberi batas waktu penyelesaian hingga 30 Januari 2026, dan kami berharap sebelum tanggal tersebut semuanya sudah tuntas karena tinggal sedikit saja pekerjaannya, "tegas Sarbin Sarbin.
Usai rampung, gedung cold storage ini akan dikonsultasikan dan diserahkan untuk dimanfaatkan oleh Pemkot Ternate sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem distribusi dan penyimpanan pangan di Maluku Utara. (*)
| Kinerja Penurunan Pengangguran Diuji, Pemprov Maluku Utara Lolos Verifikasi Awal Kemendagri |
|
|---|
| Kasus Kekerasan Masih Terjadi, Pemprov Malut Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak |
|
|---|
| WFH ASN Berlaku Nasional, Pemprov Maluku Utara Sudah Lebih Dulu Terapkan |
|
|---|
| Sherly Laos Tinjau Kondisi Pascakonflik di Halmahera Tengah, Ajak Warga Perkuat Persatuan |
|
|---|
| Soal Batas Belanja Pegawai 30 Persen, Sekprov Maluku Utara Tegaskan Tidak Ada PHK untuk PPPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Maluku-Utara-kunjungi-gedung-Cold-Storage-di-Ternate.jpg)