Rabu, 13 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Rute KM Vencian Dikeluhkan Warga, 6 Desa di Pulau Obi Tak Terjangkau

Rute Kapal Motor (KM) Vencian yang beroperasi di wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, dikeluhkan warga

Tayang:
Istimewa
PENYEBERANGAN - KM Vencia, saat berlabuh di pelabuhan Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Rabu (14/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Rute Kapal Motor (KM) Vencian yang beroperasi di wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, dikeluhkan warga.
  • Pasalnya, kapal tersebut tak menjangkau 6 desa di Pulau Obi. Di antaranya Wayaloar, Fluk, Loleo, Woi, Soligi dan Mano.
  • Sementara, KM Vencia merupakan kapal pengganti dari KM Azul Safikran yang sebelumnya menjangkau 6 desa tersebut.

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Rute Kapal Motor (KM) Vencian yang beroperasi di wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, dikeluhkan warga.

Pasalnya, kapal tersebut tak menjangkau 6 desa di Pulau Obi. Di antaranya Wayaloar, Fluk, Loleo, Woi, Soligi dan Mano.

Sementara, KM Vencia merupakan kapal pengganti dari KM Azul Safikran yang sebelumnya menjangkau 6 desa tersebut.

Baca juga: Pemprov Maluku Utara Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Banjir Halbar–Halut Terpenuhi

"Harusnya rute tidak boleh berubah, karena KM Vencia hanya pengganti kapal sebelumnya. Kalau KM Azul Safikran yang merupakan pengganti KM Vencia, itu menjangkau 6 desa tersebut. Sementara dua kapal ini, adalah satu pemilik," ujar Darwan, warga Pulau Obi dalam keteranggannya, Rabu (14/1/2026).

Darwan mengungkapkan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Halmahera Selatan bersama pemilik KM Vencia telah menyepakati rute sesuai KM Azul Safikran.

Hasilnya, kapal ini hanya menjangkau Desa Jikotamo dan Kawasi di Kecamatan Obi.

"Faktanya justru tak sesuai. Kapal itu mengurangi rute. Imbasnya, warga beberapa desa di Kecamatan Obi Selatan tidak bisa mendapat pelayanan armada kapal," tuturnya.

Ia meminta Dishub Halmahera Selatan mempertimbangkan kembali penetapan rute KM Vencia saat ini.

Baca juga: 70 Desa di Halmahera Selatan Dijadwalkan Gelar Pilkades Serentak 2027

Karena selain 6 desa di Pulau Obi yang tak terjangkau, beberapa desa di Kecamatan Bacan Barat dan Kepulauan Botang Lomang juga tak terjangkau.

"Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan segera ambil langkah. Karena warga di 6 desa tersebut saat ini susah mendapat jasa transportasi laut," tandas Darwan. 

Terpisah, Kepala Dishub Halmahera Selatan, Ramli Manuy ketika dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp, tak merespons. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved