Halmahera Selatan
Rute KM Vencian Dikeluhkan Warga, 6 Desa di Pulau Obi Tak Terjangkau
Rute Kapal Motor (KM) Vencian yang beroperasi di wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, dikeluhkan warga
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Rute Kapal Motor (KM) Vencian yang beroperasi di wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, dikeluhkan warga.
- Pasalnya, kapal tersebut tak menjangkau 6 desa di Pulau Obi. Di antaranya Wayaloar, Fluk, Loleo, Woi, Soligi dan Mano.
- Sementara, KM Vencia merupakan kapal pengganti dari KM Azul Safikran yang sebelumnya menjangkau 6 desa tersebut.
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Rute Kapal Motor (KM) Vencian yang beroperasi di wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, dikeluhkan warga.
Pasalnya, kapal tersebut tak menjangkau 6 desa di Pulau Obi. Di antaranya Wayaloar, Fluk, Loleo, Woi, Soligi dan Mano.
Sementara, KM Vencia merupakan kapal pengganti dari KM Azul Safikran yang sebelumnya menjangkau 6 desa tersebut.
Baca juga: Pemprov Maluku Utara Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Banjir Halbar–Halut Terpenuhi
"Harusnya rute tidak boleh berubah, karena KM Vencia hanya pengganti kapal sebelumnya. Kalau KM Azul Safikran yang merupakan pengganti KM Vencia, itu menjangkau 6 desa tersebut. Sementara dua kapal ini, adalah satu pemilik," ujar Darwan, warga Pulau Obi dalam keteranggannya, Rabu (14/1/2026).
Darwan mengungkapkan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Halmahera Selatan bersama pemilik KM Vencia telah menyepakati rute sesuai KM Azul Safikran.
Hasilnya, kapal ini hanya menjangkau Desa Jikotamo dan Kawasi di Kecamatan Obi.
"Faktanya justru tak sesuai. Kapal itu mengurangi rute. Imbasnya, warga beberapa desa di Kecamatan Obi Selatan tidak bisa mendapat pelayanan armada kapal," tuturnya.
Ia meminta Dishub Halmahera Selatan mempertimbangkan kembali penetapan rute KM Vencia saat ini.
Baca juga: 70 Desa di Halmahera Selatan Dijadwalkan Gelar Pilkades Serentak 2027
Karena selain 6 desa di Pulau Obi yang tak terjangkau, beberapa desa di Kecamatan Bacan Barat dan Kepulauan Botang Lomang juga tak terjangkau.
"Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan segera ambil langkah. Karena warga di 6 desa tersebut saat ini susah mendapat jasa transportasi laut," tandas Darwan.
Terpisah, Kepala Dishub Halmahera Selatan, Ramli Manuy ketika dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp, tak merespons. (*)
| Menang Praperadilan, Polres Halmahera Selatan Buktikan Prosedur Penetapan Tersangka Sesuai Aturan |
|
|---|
| Tambang Emas Diduga Ilegal di Halmahera Selatan Jadi Sorotan, Polisi Terus Lakukan Pengawasan |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pria Diduga Bawa Tembakau Gorila di Wisata Pulau Nusa Ra Halsel |
|
|---|
| Jabat Kasat Reskrim Polres Hakmahera Selatan, Iptu Wahyu Dorong Profesionalisme Penyidik |
|
|---|
| Akses Tani Lebih Lancar, Jembatan di Kaireu Halsel Diresmikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/km-vencian-1.jpg)