Pemkab Halmahera Selatan
Runway Bandara Oesman Sadik Labuha Halmahera Selatan akan Diperpanjang
Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan Ramly Manui mengaku pembahasan peningkatan kapasitas Bandara Oesman Sadik telah dilakukan secara menyeluruh
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemkab Halmahera Selatan berencana meningkatan kapasitas Bandara Oesman Sadik Labuha
2. Apa yang dicanangkan untuk pengembangan konektivitas antarwilayah di jalur udara
3. Fokus utama dalam rencana tersebut ialah perpanjang landasan agar mampu melayani penerbangan dengan jangkauan lebih jauh
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara berencana meningkatan kapasitas Bandara Oesman Sadik Labuha untuk pengembangan konektivitas antarwilayah di jalur udara.
Fokus utama dalam rencana tersebut ialah perpanjang landasan/runway agar mampu melayani penerbangan dengan jangkauan lebih jauh.
Kepala Bandara Oesman Sadik Labuha, Muhammad Hariddin menyebut, Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba menginginkan peningkatan kapasitas pesawat eksisting jenis ATR 72, yang saat ini beroperasi di bandara tersebut.
Dengan panjang landasan pacu yang masih 1.650 meter, jangkauan penerbangan dinilai belum maksimal.
Baca juga: 70 Lansia di Halmahera Selatan Diwisudakan, Helmi: Pendidikan Tidak Kenal Usia
"Landasan pacu perlu ditingkatkan agar jangkauan penerbangan bisa lebih jauh, "kata Hariddin kepada Tribunternate.com, Kamis (15/1/2026).
"Sehingga ke depan memungkinkan penerbangan langsung menuju Makassar dan Manado, "sambungnya.
Untuk mendukung rencana tersebut, lanjut Hariddin, diperlukan penambahan lahan yang cukup.
Sementara berdasarkan hasil pembahasan bersama Pemkab, kebutuhan lahan tambahan diperkirakan mencapai sekitar 350 meter dengan lebar 150 meter.
"Jika rencana ini terealisasi, maka panjang landasan pacu Bandara Oesman Sadik akan bertambah dari 1.650 meter menjadi 2.000 meter," tandasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan Ramly Manui mengungkapkan, pembahasan peningkatan kapasitas Bandara Oesman Sadik Labuha telah dilakukan secara menyeluruh.
Bahkan, sudah masuk pada tahap awal penyusunan masterplan pengembangan bandara.
"Alhamdulillah, pembahasan sudah kita lakukan dan sejak awal sudah langsung sampai pada penyusunan masterplan," ujarnya.
Lebih lanjut, Ramly mengatakan Pemkab telah melakukan koordinasi lintas sektor termasuk dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kemudian pihak pengelola aset, serta sejumlah OPD lainnya guna mendukung rencana pengembangan Bandara Oesman Sadik Labuha.
Baca juga: UMP Maluku Utara Naik 3 Persen, Begini Tanggapan Kadisnaker Halmahera Selatan Daud Djubedi
Ramly juga mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran untuk peningkatan kapasitas Bandara Oesman Sadik Labuha diperkirakan mencapai sekitar Rp 80 miliar.
Pemerintah Halmahera Selatan sendiri menargetkan pekerjaan fisik pengembangan bandara tersebut dapat mulai dilaksanakan pada tahun 2026.
"Pengembangan bandara ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, "tutup Ramly. (*)
| Tinta dan Blanko KTP Habis, Wakil Bupati Halsel Soroti Kinerja Kadis Dukcapil |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan dan FKUB Gelar Deklarasi Damai, Berikut 5 Poin yang Disepakati |
|
|---|
| Seleksi Jabatan Sekkab Halmahera Selatan, 2 Nama Saingi Abdillah Kamarullah, Siapa yang Dilantik? |
|
|---|
| Sejumlah Aset Pemkab Halmahera Selatan Dibiarkan Nganggur, Ketua KNPI: Ini Problem Serius |
|
|---|
| Proyek Pelabuhan Semut di Halmahera Selatan Senilai Rp 58 Miliar Ternacam Putus Kontrak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Bandara-Oesman-Sadik-Labuha-di-Halmahera-Selatan.jpg)