Miras
Begini Cara Polsek Gela Taliabu Minimalisir Peredaran Cap Tikus
"Untuk sementara penjual diberikan surat pernyataan agar tak lagi menjual miras ke depannya, "ucap Kapolsek Siap Gela, Taliabu Ipda Imran Husaleka
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Proses pembuatannya melibatkan fermentasi dan penyulingan untuk mendapatkan kadar alkohol yang tinggi.
Ciri Khas:
Kadar alkohol bervariasi, biasanya 40-75 % .
Memiliki rasa pahit yang khas, namun sering dicampur dengan bahan lain seperti sirup buah atau jeruk untuk membuatnya lebih nikmat (menjadi koktail).
Penggunaan dan Budaya:
Secara tradisional, dikonsumsi oleh petani untuk menghangatkan badan.
Merupakan bagian penting dalam upacara adat di Minahasa, seperti pernikahan, syukuran, dan acara kedukaan.
Dapat diolah menjadi produk farmasi seperti hand sanitizer karena kandungan alkoholnya.
Baca juga: Pantai Kramat Jadi Pilihan Warga Pulau Taliabu untuk Rekreasi Akhir Pekan
Konteks Lain:
Produksinya menjadi daya tarik wisata di beberapa daerah seperti Tumaluntung.
Meskipun banyak diminum, penggunaannya dapat disalahgunakan untuk mabuk-mabukan, tetapi juga diyakini memiliki manfaat kesehatan jika dikonsumsi wajar. (*)
| Polisi Musnahkan Ribuan Botol Miras di Momen HUT ke 13 Taliabu |
|
|---|
| Polsek Ternate Utara Gagalkan Penyelundupan 225 Kantong Cap Tikus di Pelabuhan Dufa-Dufa |
|
|---|
| Polres Ternate Gagalkan Penyelundupan 1.200 Botol Cap Tikus, 3 Orang Ditangkap |
|
|---|
| Polsek Pelabuhan Ahmad Yani Sita 120 Botol Miras dari KM Uki Raya 04 Rute Manado-Ternate |
|
|---|
| 49 Botol Cap Tikus Disita di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Disembunyikan di Box Life Jacket |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Razia-miras-jenis-cap-tikus-di-Desa-Gala-Taliabu.jpg)