Data BPS
BPS: Per 2025, 240 Desa di Maluku Utara Masih Miliki Keluarga Tanpa Akses Listrik
BPS Provinsi Maluku Utara mencatat masih terdapat ratusan desa dan kelurahan di wilayah Maluku Utara yang memiliki keluarga bukan pengguna listrik
Ringkasan Berita:
- BPS Provinsi Maluku Utara mencatat masih terdapat ratusan desa dan kelurahan di wilayah Maluku Utara yang memiliki keluarga belum menggunakan listrik sebagai sumber penerangan rumah tangga.
- Data tersebut tertuang dalam publikasi Statistik Potensi Desa Provinsi Maluku Utara 2025 yang dirilis pada 31 Desember 2025.
- Berdasarkan data BPS, dari total desa dan kelurahan di Maluku Utara, sebanyak 1.119 desa/kelurahan tercatat memiliki keluarga pengguna listrik yang bersumber dari PLN.
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara mencatat masih terdapat ratusan desa dan kelurahan di wilayah Maluku Utara yang memiliki keluarga belum menggunakan listrik sebagai sumber penerangan rumah tangga.
Data tersebut tertuang dalam publikasi Statistik Potensi Desa Provinsi Maluku Utara 2025 yang dirilis pada 31 Desember 2025.
Berdasarkan data BPS, dari total desa dan kelurahan di Maluku Utara, sebanyak 1.119 desa/kelurahan tercatat memiliki keluarga pengguna listrik yang bersumber dari PLN.
Baca juga: Data BPS 2025: Pertanian Masih Jadi Tulang Punggung 830 Desa di Maluku Utara
Selain itu, terdapat 192 desa/kelurahan yang menggunakan listrik non-PLN, seperti generator diesel, listrik swadaya masyarakat, maupun listrik yang diusahakan pemerintah daerah atau pihak swasta.
Sementara itu, 240 desa/kelurahan di Maluku Utara masih memiliki keluarga yang belum menggunakan listrik sama sekali sebagai sumber energi penerangan.
Kabupaten Halmahera Selatan menjadi daerah dengan jumlah desa pengguna listrik PLN terbanyak, yakni 201 desa, namun juga mencatat angka desa pengguna listrik non-PLN yang cukup tinggi, mencapai 77 desa, serta 45 desa dengan keluarga bukan pengguna listrik. Kondisi ini menunjukkan belum meratanya akses listrik di wilayah tersebut.
Halmahera Utara mencatat 196 desa pengguna listrik PLN, namun masih terdapat 53 desa yang memiliki keluarga bukan pengguna listrik. Sementara di Halmahera Barat, terdapat 171 desa pengguna listrik PLN, 12 desa pengguna listrik non-PLN, dan 21 desa yang belum menikmati listrik.
Kabupaten Pulau Taliabu menjadi salah satu wilayah dengan tantangan akses listrik yang cukup besar. Dari data BPS, hanya 42 desa yang memiliki keluarga pengguna listrik PLN. Sebaliknya, 46 desa masih bergantung pada listrik non-PLN, dan 44 desa tercatat memiliki keluarga bukan pengguna listrik.
Di Kepulauan Sula, sebanyak 78 desa telah menggunakan listrik PLN, 9 desa menggunakan listrik non-PLN, dan 22 desa masih memiliki keluarga tanpa akses listrik. Hal serupa juga terjadi di Pulau Morotai dengan 28 desa bukan pengguna listrik.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Kelud Februari 2026, Rute Lengkap hingga Akhir Bulan
Berbeda dengan wilayah lain, Kota Ternate tercatat seluruh desa dan kelurahannya telah menggunakan listrik PLN dan tidak memiliki desa dengan keluarga bukan pengguna listrik. Kota Tidore Kepulauan juga relatif baik, dengan 89 desa/kelurahan pengguna listrik PLN dan hanya 5 desa tercatat bukan pengguna listrik.
BPS menjelaskan, keluarga pengguna listrik PLN adalah keluarga yang menggunakan listrik yang disalurkan oleh PLN, baik dengan maupun tanpa meteran resmi. Sementara keluarga pengguna listrik non-PLN mencakup penggunaan listrik dari generator, listrik swadaya, atau yang diusahakan oleh pemerintah daerah maupun swasta.
Adapun keluarga bukan pengguna listrik adalah keluarga yang tidak menggunakan listrik sebagai sumber energi penerangan rumah. (*)
| Harga Melonjak, Inflasi Tahunan Maluku Utara Tembus 5,85 Persen per Februari 2026 |
|
|---|
| Luas Panen Menyusut, Produksi Padi Maluku Utara per 2025 Hanya 22.642 Ton GKG |
|
|---|
| Dari 668 Ribu Pekerja di Maluku Utara, Paling Banyak Bekerja di Lapangan Usaha Ini |
|
|---|
| BPS: Pengangguran di Maluku Utara per November 2025 Turun 0,11 persen |
|
|---|
| Penduduk Miskin Maluku Utara per September 2025 Berkurang 4,88 Ribu Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/03052024_Pengecekanjaringanlistrik03052024.jpg)