Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Sekprov Maluku Utara dan Konjen RRT Jajaki Penguatan Pendidikan Vokasi

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya perkuat kerja sama peningkatan SDM khususnya di bidang pendidikan vokasi

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
GIAT: Sekprov Maluku Utara Samsudin A Kadir saat mendampingi Konjen RRT Ye Su dan rombongan dalam rangkaian kunjungan bersama Konsul Jenderal (Konjen) di BPVP Ternate, Kamis (22/1/2026). Samsuddin mengatakan BPVP memiliki peran strategis sebagai leading sector dalam penyediaan tenaga kerja terampil untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang 
Ringkasan Berita:1. Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir bersama Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) lakukan kunjungan strategis ke BPVP Ternate
2. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama peningkatan SDM, khususnya di bidang pendidikan vokasi, sejalan dengan komitmen Sherly - Sarbin
3. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan konsep vocational training centre oleh Kepala BPVP Ternate

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara terus memperluas jejaring kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir bersama Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) melakukan kunjungan strategis ke Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate, Kamis (22/1/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama peningkatan SDM, khususnya di bidang pendidikan vokasi, sejalan dengan komitmen Sherly - Sarbin membangun ekosistem vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan konsep vocational training centre oleh Kepala BPVP Ternate di hadapan Sekprov Maluku Utara, Konjen RRT, serta jajaran delegasi yang hadir.

Baca juga: Gubernur Maluku Utara Tutup Program Microsoft Elevate: Harap ASN Juga Dapat Akses Kelas AI

Kepala BPVP Ternate Abdul Aziz menyampaikan, ke depan pihaknya diproyeksikan menjadi pusat pendidikan dan pelatihan vokasi unggulan di kawasan Indonesia Timur.

Hingga 2026, BPVP Ternate telah meluluskan sekitar 1.200 peserta pelatihan.

"Pelatihan alat berat menjadi salah satu yang paling diminati, seiring dengan berkembang pesatnya industri pertambangan di Maluku Utara, "ungkap Abdul Aziz.

Konsul Jenderal RRT, Ye Su, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov Maluku Utara dalam memperkuat kerja sama strategis, khususnya di sektor pendidikan vokasi.

Melalui penerjemahnya, Ye Su mengucapkan terima kasih ke Samsuddin A KAdir beserta jajaran dan Kepala BPVP atas sambutan hangat selama kunjungannya di Sofifi.

"Semoga kerja sama antara kedua negara dapat segera direalisasikan sehingga membawa manfaat nyata bagi peningkatan kualitas SDM, "harap Ye Su.

Sementara itu Samsuddin A Kadir mengatakan, BPVP Ternate memiliki peran strategis sebagai leading sector dalam penyediaan tenaga kerja terampil untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Baca juga: Gubernur Maluku Utara Tutup Program Microsoft Elevate: Harap ASN Juga Dapat Akses Kelas AI

"Kami harap dapat terjalin kerja sama strategis antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya dalam pengembangan pendidikan vokasi, "ujarnya singkat.

Dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, Sekprov dan Konjen RRT meninjau sejumlah fasilitas BPVP, termasuk satu unit alat berat jenis ekskavator yang beberapa hari sebelumnya diserahkan langsung oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Laos.

Kunjungan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dengan pose salam vokasi, sebagai simbol komitmen bersama dalam memajukan pendidikan dan kualitas SDM di Maluku Utara. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved