Pemprov Malut
Serapan SIRUP Masih Rendah, Baru 9 OPD Pemprov Maluku Utara Input Data Pengadaan
Hingga 26 Januari 2026, baru 9 OPD dari total 95 unit kerja termasuk unit pelaksana teknis (UPT) yang tercatat telah memasukan data rencana pengadaan
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Selain persoalan kepemimpinan OPD, kendala teknis lainnya adalah belum terkuncinya Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) pada beberapa waktu lalu, sehingga BPBJ harus melakukan input data secara manual. Hal ini turut memperlambat proses integrasi pengadaan.
Baca juga: Wakil Gubernur Maluku Utara: Demi Raih Kembali WTP, Seluruh OPD Harus Fokus Penuhi Standar Audit
"Namun sekarang SIPD sudah terkunci, sehingga kami bisa kembali menarik data secara sistem dan mempercepat proses penginputan, "ungkapnya.
Olehnya itu pihaknya mengimbau seluruh OPD agar segera menginput rencana pengadaan ke dalam SIRUP.
"Langkah ini dinilai krusial untuk memperlancar proses lelang, mempercepat realisasi anggaran serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah secara keseluruhan, "harapnya menandaskan. (*)
| Jelang Idul Adha, Harga Pangan di Maluku Utara Relatif Stabil Namun Fluktuatif |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, Presiden Prabowo Kirim 11 Ekor Sapi Kurban ke Maluku Utara |
|
|---|
| Pemprov Malut Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Transportasi Darat Lewat BPJS Ketenagakerjaan |
|
|---|
| Sidak Jelang Idul Adha 2026, Pemprov Malut Pastikan Stok dan Harga Sembako di Ternate Aman |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Minta PT Feni Benahi Muara Sungai dan Tata Kelola Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Hairil-Hi-Hukum-bpbj-malut.jpg)