Jumat, 15 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Dana TDF Rp 613 Miliar Pemprov Maluku Utara Masih Mengendap di Pusat

"Daripada kita mengambil pinjaman, lebih baik kita mengejar dana yang memang menjadi hak kita, "tegas Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
ANGGARAN: Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe pada sebuah kesempatan belum lama ini. Ia mengatakan dana TDF milik pemerintah provinsi senilai Rp 613 miliar hingga kini masih mengendap di pemerintah pusat dan belum dicairkan 

Ia menyebutkan, Gubernur Maluku Utara berharap pembayaran utang pihak ketiga bisa dialokasikan setiap tahun, rata-rata lebih dari Rp 100 miliar.

Namun jumlah tersebut dinilai belum cukup jika dibandingkan dengan total nilai utang yang ada.

"Masalahnya bukan hanya kemauan, tapi dari mana sumber anggarannya. Itu yang harus dihitung secara matang, "ujarnya.

Terkait komitmen ke depan, ia menegaskan pemerintah provinsi menargetkan agar tidak lagi muncul utang baru pada tahun berjalan.

"Kita berharap 2025 tidak ada lagi utang. Kalau masih ada kegiatan yang belum selesai, harus dicari solusi agar bisa dituntaskan."

Baca juga: Pria 36 Tahun di Halmahera Selatan Ditemukan Meninggal Tak Wajar di Rumah

"Minimal di 2026 bahkan paling lambat Maret, semua utang bisa diselesaikan, "harap Sarbin Sehe.

Komitmen untuk tidak menciptakan utang baru juga akan menjadi salah satu indikator penilaian kinerja Gubernur terhadap Pimpinan OPD.

"Kalau masih berani bikin utang, itu pasti jadi catatan serius bagi ibu gubernur, "tandas Sarbin Sehe. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved