Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Taliabu

7 Tuntutan Aliansi Pemuda Taliabu, di Antaranya Usut Dugaan Izajah Palsu

AP2T juga mendesak Bapenda Pulau Taliabu menjelaskan terkait pajak dan retribusi tambang galian c

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Laode Havidl
HUKUM: AP2T bertatap muka dengan Polres Pulau Taliabu usai berunjuk rasa, Senin (2/2/2026). Aliansi ini membawa sejumlah tunturan kepada pihak aparat penegak hukum (APH) 

Ringkasan Berita:1. Aliansi Pemuda Peduli Taliabu atau AP2T menggelar aksi unjuk rasa, Senin (2/2/2026)
2. Mereka menyuarakan beberapa aspirasi yang menjadi tuntutan prioritas, salah satunya ijazah palsu
3. AP2T juga mendesak Bapenda Pulau Taliabu menjelaskan terkait pajak dan retribusi tambang galian c

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Aliansi Pemuda Peduli Taliabu atau AP2T menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik.

Antara lain bertempat di Kantor Bupati, Mako Polres, dan Gedung DPRD Pulau Taliabu, Senin (2/2/2026).

Pantauan Tribunternate.com, kurang lebih 10 pemuda terlibat dalam demo yang berlangsung.

Mereka menyuarakan beberapa aspirasi yang menjadi tuntutan prioritas.

Baca juga: 16 SMP di Pulau Taliabu Terima Bantuan Internet Starlink dari Kemendikbudristek

Salah satunya, meminta penegak hukum mengusut dugaan ijazah palsu dilingkungan Pemkab Pulau Taliabu.

Perihal ini disampaikan salah satu orator atasnama Lifinus.

Menurutnya, setelah dicek, lebih dari ijazah satu ASN setempat tak terdaftar di Pddikti.

HUKUM: AP2T bertatap muka dengan Polres Pulau Taliabu usai berunjuk rasa, Senin (2/2/2026). Aliansi ini membawa sejumlah tunturan kepada pihak aparat penegak hukum (APH)
HUKUM: AP2T bertatap muka dengan Polres Pulau Taliabu usai berunjuk rasa, Senin (2/2/2026). Aliansi ini membawa sejumlah tunturan kepada pihak aparat penegak hukum (APH) (TribunTernate.com/Laode Havidl)

"Ini masalah besar di negeri ini. Kalau orang-orang duduki birokrasi (gunakan ijazah palsu) dan tidak punya kompetensi rusak negeri ini, "teriak Lifinus, saat berdemo di depan Kantor Bupati Pulau Taliabu, menggunakan sound sistem dalam mobil bak mobil pickup.

Serupa disampaikan Koordinator Aksi AP2T, Sayuti Jamadin. Dia meminta DPRD Pulau Taliabu membentuk pansus perihal tersebut.

"Kami desak DPRD Pulau Taliabu bentuk pansus, telusuri penggunaan ijazah palsu oleh ASN lingkungan pemerintah daerah, "tegasnya.

7 tuntutan AP2T:

1. Mendesak Bupati Pulau Taliabu agar segera memeriksa terkait ijazah yang digunakan oleh OPD diduga menggunakan ijazah palsu..

2. Mendesak DPRD Pulau Taliabu untuk membentuk Pansus terkait dugaan ijazah palsu.

3. Mendesak Polres Pulau Taliabu segera menghentikan kafe yang tidak memiliki izin dan peredaran miras tanpa ada SKPL atau SIUP-MB.

4. Mendesak Bapenda Pulau Taliabu menjelaskan terkait pajak dan retribusi tambang galian c dan tempat hiburan malam.

Baca juga: Jelang Ramadan, Polsek Siap Gela Taliabu Musnahkan 43 Botol Cap Tikus

5. Mendesak Bupati Pulau Taliabu evaluasi Kadis PTSP dan Kasat Pol-PP atas Dugaan lemahnya pengawasan dan tindakan sehingga predaran miras di kafe tetap berjalan tanpa izin.

6. Mendesak Polres Pulau Taliabu untuk menghentikan seluruh aktivitas galian c yang tidak memiliki izin lengkap tanpa tebang pilih.

7. Mendesak Bupati Pulau Taliabu segera kembali ke Pulau Taliabu. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved