Jumat, 15 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Pasar Sangapati Halmahera Selatan Terbengkalai Akibat Belasan Tahun Tidak Difungsikan

Pantauan Tribunternate.com, kerusakan bangunan Pasar Sangapati, Halmahera Selatan terdapat pada plafon, lantai dan dermaga perahu

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
FASILITAS: Kondisi terkini Pasar Sangapati di Kecamatan Pulau Makian, Halmahera Selatan, Kamis (5/2/2026). Bangunan pasar terlihat rusak dan terbengkalai karena tidak lagi difungsikan belasan tahun 
Ringkasan Berita:1. Bangunan Pasar Sangapati di Kecamatan Pulau Makian mulai rusak dan terbengkalai karena sekitar 13 tahun tak difungsikan
2. Pasar tersebut dibangun Pemprov Maluku Utara melalui Dinas PUPR pada 2012 silam
3. Kerusakan bangunan terdapat pada plafon, lantai dan dermaga perahu

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Bangunan Pasar Sangapati di Kecamatan Pulau Makian, Halmahera Selatan, Maluku Utara mulai rusak dan terbengkalai karena sekitar 13 tahun tak difungsikan.

Diketahui pasar tersebut dibangun oleh Pemprov Maluku Utara melalui Dinas PUPR pada 2012 silam.

Pantauan Tribunternate.com, kerusakan bangunan terdapat pada plafon, lantai dan dermaga perahu.

Selain itu, sebagian besar tembok tampak sudah retak. Warna temboknya juga sudah terlihat kusam.

Baca juga: Menembus Laut Demi Antar MBG Ribuan Siswa di Kecamatan Kepulauan Botang Lomang Halmahera Selatan

Menurut Abjan, warga sekitar, Pasar Sangapati sempat dijadikan gedung serbaguna oleh warga.

Salah satunya dimanfaatkan sebagai lokasi acara pesta ronggeng.

"Beberapa kali acara pesta ronggeng dipusatkan di dalam bangunan pasar, tapi itu sudah lama, "katanya kepada Tribunternate.com, Kamis (5/2/2026) di lokasi.

Kondisi Pasar Sangapati memprihatinkan 01
FASILITAS: Tampak luar Pasar Sangapati di Kecamatan Pulau Makian, Halmahera Selatan, Kamis (5/2/2026)

Lebih lanjut, Abjan mengatakan bahwa berdasarkan struktur bangunannya, Pasar Sangapati merupakan pasar ikan.

"Karena di dalamnya ada beberapa meja beton dan pipa air. Kemudian dibelakangnya ada dermaga perahu, "tandasnya.

Sahril Ibrahim (45), warga selainnya menyayangkan kondisi bangunan pasar.

Ia menilai, pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Maluku Utara abai terhadap aset daerah.

"Padahal pasar ini di bangun pakai uang negara, tapi tidak difungsikan sampai rusak parah."

Baca juga: Musrenbang RKPD Halmahera Selatan 2027, Pemdes Marabose Usul Bangun Jalan TPA dan Jalan Tani Kaladi

"Kan tidak mungkin warga ambil tindakan bikin pemeliharaan, duitnya dari mana, "ucap Sahril dengan nada kesal.

Menurut Sahril, warga desa sekarang ini was-was ketika mendekati bangunan karena takut jangan sampai roboh.

"Selain takut, pasar ini sudah jadi 'kandang kambing', beberapa hari lalu lantai pasar penuh taik kambing, tapi kami berinisiatif bersihkan, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved