Pemprov Malut
Gandeng BPOM, Pemprov Maluku Utara Terus Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan
forum konsultasi publik (FKP) menjadi momentum menguatkan sinergi pengawasan obat dan makanan untuk masyarakat Maluku Utara yang lebih sehat
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara bersama BPOM menggelar forum konsultasi publik (FKP), Rabu (11/2/2026) Sofifi
2. Giat ini dalam upaya meningkatkan kualitas layanan publik terutama di bidang obat dan makanan
3. Giat ini menjadi ajang strategis untuk menjaring masukan dan membangun sinergi bersama pengguna layanan
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan publik terutama di bidang obat dan makanan.
Pemprov Maluku Utara bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) gelar forum konsultasi publik (FKP) yang berlangsung di Kantor BPOM, Rabu (11/2/2026) Sofifi.
Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk menjaring masukan dan membangun sinergi bersama pengguna layanan, lintas sektor terkait, mitra kerja hingga media serta simbol komitmen bersama dalam memperkuat sistem pengawasan Obat dan Makanan di Maluku Utara.
Mengusung tema “Kejadian Luar Biasa Keracunan Makanan”, forum ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi dalam melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan guna menciptakan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan berkualitas.
Baca juga: Anto Diciduk Sat Samapta Polres Ternate karena Kedapatan Jual Cap Tikus
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mengucapkan apresiasi kepada jajaran BPOM Maluku Utara yang secara kontinyu menyelenggarakan FKP.
Menurutnya kegiatan ini menjadi indikator masyarakat mendapatkan obat dan makanan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan BPOM.
"Jangan tergiur harga murah meriah, namun yang jauh lebih penting dari itu adalah kualitas, "tutur Sarbin Sehe.
Sementara Kepala BPOM Maluku Utara Ermanto Siahaan berujar, FKP bukan sekadar agenda tahunan.
Melainkan menjadi sarana untuk mendengar langsung suara pengguna layanan, menjaring saran serta merumuskan bersama solusi demi pelayanan yang lebih baik.
Forum ini turut menghadirkan pelaku UMKM, salah satunya AM Bakery.
Baca juga: Bupati Halmahera Timur Ingatkan Seluruh OPD Kelola Anggaran dengan Transparan: Hindari Korupsi
UMKM yang bergerak di bidang pastry and bakery ini begitu concern terhadap kualitas makanannya.
Dalam sesi berbagi pengalaman, beliau menekankan pentingnya memiliki izin edar produk, serta mengapresiasi kemudahan proses perizinan yang diberikan BPOM.
Menutup arahannya, Sarbin Sehe berharap melalui kegiatan ini menjadi momentum menguatkan sinergi pengawasan obat dan makanan untuk masyarakat yang lebih sehat. (*)
| Rp 2,9 Triliun Diusulkan untuk Percepat Pembangunan Sofifi |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Kawal Pembangunan Sabo Dam, Ternate Disiapkan Lebih Tangguh Hadapi Bencana |
|
|---|
| Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Maluku Utara Beberkan PR Besar di Hadapan Komisi V DPR RI |
|
|---|
| Hadapi Ancaman Inflasi dan Cuaca Ekstrem, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Dorong Strategi 4K |
|
|---|
| Komisi V DPR RI Soroti Sejumlah Infrastruktur, di Antaranya Huntap Korban Banjir Bandang di Ternate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Gandeng-BPOM-Pemprov-Maluku-Utara-terus-perkuat-pengawasan-obat-dan-makanan.jpg)