Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

​Sinergi Tekan Inflasi, TPID Maluku Utara dan Pemkot Ternate Gelar GPM

GPM bukan sekadar upaya stabilisasi harga, melainkan langkah nyata pemerintah untuk memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemprov Maluku Utara
PANGAN: Suasana GPM yang diinisiasi TPID Maluku Utara yang berlangsung Kota Ternate, Sabtu (21/2/2026). GPM bukan sekadar upaya stabilisasi harga, melainkan langkah nyata pemerintah untuk memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat 
Ringkasan Berita:1. Dalam rangka menyambut hari besar keagamaan nasional (HBKN) serta menjaga stabilitas harga pangan saat Ramadan dan Idul Fitri 1447 H
2. Pemprov Maluku Utara bersama Pemkot Ternate, Bank Indonesia dan Bulog Ternate menggelar gerakan pasar murah (GPM)
3. GPM bukan sekadar upaya stabilisasi harga, melainkan langkah nyata pemerintah untuk memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Dalam rangka menyambut hari besar keagamaan nasional (HBKN) serta menjaga stabilitas harga pangan saat Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.

Pemprov Maluku Utara bersama Pemkot Ternate, Bank Indonesia dan Bulog Ternate menggelar gerakan pasar murah (GPM).

Informasi yang dihimpun Tribunternate.com, giat dipusatkan di kawasan Benteng Oranje, Ternate, Sabtu (21/2/2026).

​Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Maluku Utara Sri Haryanti Hatari, pada sambutannya menekankan GPM bukan sekadar upaya stabilisasi harga, melainkan langkah nyata pemerintah untuk memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat.

Baca juga: Sekkot Ternate Rizal Marsaoly Hadiri GPM, Aksi Pengendalian Inflasi dan Perkuat Daya Beli

​"Ternate adalah barometer Maluku Utara. Jika stok di Ternate aman, maka ketersediaan di Kabupaten/Kota lain biasanya akan mengikuti."

"Kami juga memastikan distribusi dari distributor terus dipantau agar tidak terjadi kelangkaan," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa direncanakan akan menyasar 10 Kabupaten/Kota lainnya di Maluku Utara melalui rangkaian Safari Ramadan.

PANGAN: Suasana GPM yang diinisiasi TPID Maluku Utara yang berlangsung Kota Ternate, Sabtu (21/2/2026).
PANGAN: Suasana GPM yang diinisiasi TPID Maluku Utara yang berlangsung Kota Ternate, Sabtu (21/2/2026). (Dok Humas Pemprov Maluku Utara)

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Maluku Utara Handi Susila, memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor tersebut.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan panic buying meski fluktuasi harga sering terjadi menjelang hari raya.

​"Stok pangan saat ini masih aman. Kami menghimbau masyarakat untuk belanja bijak, yaitu membeli sesuai kebutuhan, bukan keinginan."

"Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan bersama dan membantu mengendalikan angka inflasi," jelasnya.

​Plt Kadis Perindag Maluku Utara Roni M Saleh menyatakan, kerja sama dengan pemasok ini bertujuan agar harga jual di lokasi GPM berada di bawah harga pasar saat ini.

"Kami mendatangkan langsung pemasok agar masyarakat bisa mendapatkan akses bahan pangan yang lebih terjangkau, "ucapnya seraya menambahkan giat yang sama akan dilakukan pada 7 Maret mendatang di Kota Ternate.

Berdasarkan data di lapangan, berikut adalah daftar harga beberapa kebutuhan pokok yang ditawarkan:

​Beras SPHP: Rp12.000 /kg

​Minyak Kita: Rp15.000 /liter

Gula Pasir: Rp18.000 /kg

Bawang Merah: Rp50.000 /kg​

Bawang Putih: Rp45.000 /kg

Baca juga: Sekkot Ternate Rizal Marsaoly Hadiri GPM, Aksi Pengendalian Inflasi dan Perkuat Daya Beli

Cabai Rawit: Rp75.000 /kg

Cabai Merah Keriting: Rp35.000 /kg

Pemerintah berharap GPM dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat di tengah kondisi ketergantungan pasokan dari luar daerah. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved