Kamis, 9 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Hampir Seluruh OPD Malut Input Pengadaan di SIRUP, Sekprov: Disesuaikan dengan Pendapatan Daerah

Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menyampaikan bahwa saat ini hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menginput

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Sansul Sardi
PENGADAAN - Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsudin A. Kadir. Ia menyampaikan bahwa saat ini hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menginput rencana pengadaan barang dan jasa ke dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), Selasa (24/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menyampaikan bahwa saat ini hampir seluruh OPD telah menginput rencana pengadaan barang dan jasa ke dalam SIRUP.
  2. Menurutnya, tahapan selanjutnya adalah menyesuaikan pelaksanaan pengadaan dengan jadwal kegiatan serta kemampuan rencana pendapatan daerah.
  3. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari penyusunan perencanaan pendapatan daerah agar lebih terarah dan realistis.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menyampaikan bahwa saat ini hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menginput rencana pengadaan barang dan jasa ke dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

Menurutnya, tahapan selanjutnya adalah menyesuaikan pelaksanaan pengadaan dengan jadwal kegiatan serta kemampuan rencana pendapatan daerah.

“Hampir semua OPD sudah menginput rencana pengadaan di SIRUP. Selanjutnya akan disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan dan kemampuan pendapatan daerah,” ujar Sekprov Samsuddin Selasa (24/2/2026) di Ternate.

Baca juga: Majelis Hakim Sorot Peran Kadinkes Kepulauan Sula dalam Kasus BTT, Ini Respons Kajati Malut

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari penyusunan perencanaan pendapatan daerah agar lebih terarah dan realistis.

Sebagai bagian dari proses tersebut, pemerintah daerah mengumpulkan sejumlah OPD untuk menyampaikan data potensi pendapatan secara komprehensif.

Baca juga: Dana Hibah KONI Maluku Utara Rp6 Miliar Diselidiki, Empat Orang Sudah Diperiksa

Data yang diminta meliputi berbagai sektor, antara lain data kendaraan, alat berat, perizinan usaha, serta sumber-sumber pendapatan lainnya yang berpotensi meningkatkan penerimaan daerah.

“Dari data-data itu nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pendapatan, termasuk mengidentifikasi sektor mana yang memberikan kontribusi terbesar,” jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved