Jumat, 10 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Mudik Lebaran 2026

Antisipasi Laka Laut, Pengawasan Mudik Lebaran 2026 di Halmahera Selatan Diperketat

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Babang Idham A. Basir menjelaskan, laka laut umumnya disebabkan oleh faktor manusia (human error)

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Dok Pemkab Halmahera Selatan
MUDIK: Suasana berlangsungnya rapat lintas sektor antara Polres Halmahera Selatan dan otoritas pelabuhan, Senin (2/3/2026). Rapat ini berkaitan dengan Mudik Lebaran 2026 

Ringkasan Berita:1. Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara bersama otoritas pelabuhan akan perketat pengawasan Mudik Lebaran 2026
2. Apa yang dilakukan Polisi dan otoritas pelabuhan semata-mata untuk mengantisipasi terjadinya laka laut
3. Pasalnya, insiden kecelakaan laut di perairan Halmahera Selatan tercatat dua kali terjadi dalam awal 2026

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara bersama otoritas pelabuhan akan perketat pengawasan Mudik Lebaran 2026.

Apa yang dilakukan Polisi dan otoritas pelabuhan semata-mata untuk mengantisipasi terjadinya laka laut.

Pasalnya, insiden kecelakaan laut di perairan Halmahera Selatan tercatat terjadi sebanyak 2 kali awal tahun ini

Pertama pada 23 Januari, sebuah longboat membawa 59 penumpang tenggelam di perairan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah.

Baca juga: Masjid Agung Alkhairaat Labuha Halmahera Selatan 97 Rampung, Siap Gelar Salat Idul Fitri 1447 H

Catatan: Insiden ini menewaskan seorang balita dan satu penumpang dinyatakan hilang.

Kedua terjadi pada 17 Februari sekitar pukul 04.45 WIT. KM Intim Tertai yang bertolak dari Pelabuhan Kupal, Bacan menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate kandas di perairan Pulau Makian karena diduga menabrak karang.

Catatan: Kapal tersebut dilaporkan membawa sebanyak 223 penumpang.

MUDIK: Suasana berlangsungnya rapat lintas sektor antara Polres Halmahera Selatan dan otoritas pelabuhan, Senin (2/3/2026). Rapat ini berkaitan dengan Mudik Lebaran 2026
MUDIK: Suasana berlangsungnya rapat lintas sektor antara Polres Halmahera Selatan dan otoritas pelabuhan, Senin (2/3/2026). Rapat ini berkaitan dengan Mudik Lebaran 2026 (Dok Pemkab Halmahera Selatan)

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sekitar 14 penumpang alami luka-luka dan dirawat di RSUD Chasan Boisoiroe Maluku Utara.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Babang Idham A. Basir menjelaskan, laka laut umumnya disebabkan oleh faktor manusia (human error), kemudian faktor teknis, faktor lingkungan serta faktor organisasi atau manajemen.

Karena itu ia menekankan pentingnya langkah pencegahan terpadu oleh seluruh pemangku kepentingan, terutama menjelang lonjakan penumpang saat mudik lebaran.

Selain itu, menurut Idham, pengawasan terhadap kapasitas kapal harus menjadi perhatian utama. Karena potensi kelebihan muatan penumpang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

"Oleh karena itu, diperlukan sterilisasi area pelabuhan serta penguatan pengawasan agar operasional kapal tetap sesuai aturan yang berlaku, "jelas Idham dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Wakapolres Halmahera Selatan Kompol Iksan Prananto mengatakan, pihaknya menggelar rapat lintas sektor bersama UPP Babang, perwakilan BPTD, pihak ASDP, Basarnas dan Polsek Jajaran pada Senin (2/3/2026).

Ia mengungkapkan bahwa kesimpulan rapat tersebut adalah faktor kelalaian dan pembiaran harus menjadi perhatian bersama. 

Iksan juga menyoroti masih adanya kebiasaan yang dibiarkan, seperti orang yang tidak berkepentingan masuk ke area pelabuhan maupun pedagang yang naik ke atas kapal, yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Baca juga: Masjid Agung Alkhairaat Labuha Halmahera Selatan 97 Rampung, Siap Gelar Salat Idul Fitri 1447 H

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved