Kamis, 14 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Aksi GPM Pemprov Maluku Utara Berlanjut, Kali Ini di Tidore

GPM di Kota Tidore, Pemprov Maluku Utara menyediakan total 1.000 paket bahan pokok yang terdiri dari beras SPHP, gula pasir dan MinyaKita

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemprov Maluku Utara
PANGAN: Secara simbolis, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menyerahkan paket pangan murah kepada seorang warga Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (14/3/2026). Apa yang dilakukan ini dalam rangka gerakan pangan murah (GPM) yang diinisiasi pemerintah provinsi 

Ringkasan Berita:1. Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe memimpin langsung pelaksanaan GPM yang dipusatkan di halaman Masjid Ar-Rahman, Tomagoba, Kota Tidore, Sabtu (14/3/2026)
2. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis Pemprov Maluku Utara dalam menekan laju inflasi daerah
3. Pemprov Maluku Utara menyediakan 1.000 paket bahan pokok yang terdiri dari beras SPHP, gula pasir dan MinyaKita

Rilis

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di halaman Masjid Ar-Rahman, Tomagoba, Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (14/3/2026).

Program GPM dilakukan sebagai upaya strategis Pemprov Maluku Utara dalam menekan laju inflasi daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Pimpinan OPD, di antaranya Kepala Dinas Pangan, Kadis Perindag, Kadis Perkim, Karo ADPIIM serta Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Utara.

Kehadiran para pejabat ini menegaskan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.

Baca juga: Kode Redeem Mobile Legends Minggu 15 Maret 2026, Cek 39 Reward Gratis MLBB

GPM kali ini Pemprov Maluku Utara menyediakan total 1.000 paket bahan pokok yang terdiri dari beras SPHP, gula pasir dan MinyaKita.

Yang penyaluran dibagi menjadi dua, yakni 300 paket melalui Dinas Pangan dan 700 paket melalui Dinas Perindag.

Pada kesempatan itu Sarbin Sehe mengatakan, program ini serentak dilakukan di 10 kabupaten/kota termasuk wilayah pelosok seperti Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula, yang telah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya.

"GPM adalah ikhtiar pemerintah untuk membantu para ibu rumah tangga menghadapi tren kenaikan harga bahan pokok saat Ramadan."

"Kami berharap nilai jual paket sebesar Rp 50.000 ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga, "ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga ia secara jujur menyoroti fenomena 'pindah jam makan' yang kerap memicu lonjakan permintaan pasar saat Ramadan.

Karena itu ia mengimbau warga khususnya para ibu untuk mulai menerapkan pola hidup hemat dan sederhana dan mengurangi food waste (makanan sisa).

Mengutip data survei nasional, potensi kerugian akibat sisa makanan buka puasa yang terbuang mencapai angka miliaran rupiah setiap malamnya.

"Bayangkan berapa banyak ruang kelas atau jembatan yang bisa kita bangun jika uang dari makanan yang terbuang itu bisa kita hemat. Mari kita ubah perilaku hidup agar lebih efisien, "harap Sarbin Sehe.

Bahkan ia juga menyinggung tingginya inflasi yang dipicu oleh komoditas cabai dan tomat.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved