Pemkab Pulau Taliabu
BPBD: Gelombang Tinggi Ancam Perairan Taliabu Utara hingga 23 Maret 2026, Nelayan Tunda Melaut
BPBD Kabupaten Pulau Taliabu mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan Taliabu Utara
Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- BPBD Kabupaten Pulau Taliabu mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan Taliabu Utara.
- Imbauan ini berlaku mulai 20 hingga 23 Maret 2026, berdasarkan informasi dari BMKG.
- Sebanyak 20 wilayah di Maluku Utara berpotensi mengalami gelombang tinggi, termasuk Taliabu Utara.
TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu, keluarkan imbaun peringatan dini tinggi gelombang laut diperairan wilayah Taliabu Utara.
Informasi ini disampaikan melalui akun facebook @BPBD Pulau Taliabu, Kamis (19/3/2026).
BPBD Pulau Taliabu memosting surat imbaun dari BMKG Baabulah Ternate, Maluku Utara, yang menyebut ada 20 daerah di Maluku Utara yang berpotensi gelombang tinggi, salah satunya Taliabu Utara.
Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran Miras di Taliabu, Amankan 4 Karton Bir di Pelabuhan Tamping
Perihal informasi imbauan ini berlaku Jumat 20 Maret 2026 hingga Senin 23 Maret 2026.
"Diimbau kepada kapal-kapal maupun nelayan atau masyarakat pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar atau melaut," tulis akun facebook @BPBD Pulau Taliabu, Kamis (19/3/2026).
Sembari, mengimbau masyarakat agar tidak lupa terus meng update informasi prakiraan cuaca dari sumber yang resmi, seperti informasi dari BMKG.
Baca juga: Petani Asal Taliabu Ditemukan Meninggal di Luwuk, Bawa Uang Rp101 Juta
Berdasarkan pantauan Tribunternate.com, gelombang tinggi terjadi di pesisir pantai Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat. Kemudian, gelombang tinggi di bagian Taliabu Utara.
Gelombang tinggi juga terjadi pada perairan antara Taliabu-Mangoli Kepulauan Sula.
Seperti di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, tinggi gelombang pesisir pantai terjadi sejak 3 hari yang lalu hingga Kamis (19/3/2026). (*)
| Pembangunan Tahap II Jembatan Fangahu Taliabu Segera Dimulai, Anggaran Rp 1,5 Miliar Disiapkan |
|
|---|
| Proyek Peningkatan dan Perbaikan Kondisi Jalan Desa Bobong Taliabu Masuk Tahap Evaluasi |
|
|---|
| Warga Desa Wayo Taliabu Perbaiki Jalan Berlubang |
|
|---|
| ADD Tertunda, Perangkat Desa di Taliabu Belum Digaji Sejak Januari 2026 |
|
|---|
| Dikbud Taliabu Respons Hukuman Makan Tanah terhadap 7 Siswa SDN Bobong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/bpbd-sula-cuaca.jpg)