Kamis, 16 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Tengah

Idul Fitri, Bupati Halmahera Tengah Ikram Sangadji Silaturahmi dengan Warga Weda Selatan

Pada kesempatan tersebut Ikram M Sangadji banyak memberikan pesan, di antaranya ASN akan kembali berkantor pada 30 Maret 2026

Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
Dok Pemkab Halmahera Tengah
SILATURAHMI: Bupati Halmahera Tengah, Maluku Utara, Ikram Malan Sangadji bersilaturahmi dengan warga di Weda Selatan, Minggu (22/3/2026) 

Ringkasan Berita:1. Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji bersilaturahmi dengan warga di Desa Wairoro Indah SP 2A, SP 3 dan Desa Loleo Kecamatan Weda Selatan
2. Apa yang dilakukan sang bupati Ikram M Sangadji masih dalam suasana Idul Fitri 1447 H
3. Pada kesempatan tersebut Ikram M Sangadji banyak memberikan pesan, di antaranya ASN akan kembali berkantor pada 30 Maret 2026

TRIBUNTERNATE.COM, WEDA - Bupati Halmahera Tengah, Maluku Utara Ikram M Sangadji bersilaturahmi dengan warga di Desa Wairoro Indah SP 2A, SP 3 dan Desa Loleo Kecamatan Weda Selatan.

Rilis yang diterima redaksi Tribunternate.com, Minggu (22/3/2026). Apa yang dilakukan sang bupati masih dalam suasana Idul Fitri 1447 H.

Ikram M Sangadji hadir bersama keluarga yang juga didampingi sejumlah Pimpinan OPD.

Pada kesempatan tersebut Ikram M Sangadji banyak memberikan pesan, di antaranya ASN akan kembali berkantor pada 30 Maret 2026.

Baca juga: Bupati Halmahera Tengah Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Aisyah Al Ilyas di Ternate

Selain itu, setiap hari Jumat tidak dilaksanakan aktivitas perkantoran, namun roda pemerintahan tetap berjalan.

Bahkan ia juga menegaskan komitmennya untuk lebih aktif turun langsung ke lapangan.

"Insya Allah hari Sabtu dan Minggu saya manfaatkan untuk turun langsung ke desa-desa, "janiinya.

Dalam sektor pertanian, Ikram M Sangadji menyoroti potensi kekurangan air yang dapat berdampak pada lumbung pangan di wilayah Weda Selatan, khususnya di Wairoro.

Karenabitu ia meminta Bappeda, camat dan kades segera membahas solusi terkait ketersediaan air, terutama dalam menghadapi potensi musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Menurutnya, kondisi panas ekstrem berpotensi mempengaruhi hasil pertanian, termasuk tanaman sayuran.

"Oleh karena itu, langkah antisipatif perlu segera dilakukan guna menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, "katanya.

Selain isu lokal, ia juga menyinggung dinamika global, khususnya konflik di Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi harga BBM.

Mengutip pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, disampaikan bahwa kondisi BBM di Indonesia saat ini masih dalam keadaan normal.

Sebagai langkah antisipasi, Ikram M Sangadji mengimbau penghematan penggunaan kendaraan dinas dengan mendorong penggunaan kendaraan roda dua untuk aktivitas ke kantor, serta membatasi penggunaan mobil dinas saat turun ke lapangan secara bersama-sama.

Baca juga: Bupati Halmahera Tengah Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Aisyah Al Ilyas di Ternate

Sebagai penutup, ia kembali menegaskan kekhawatirannya terhadap dampak musim kemarau panjang yang dapat mengganggu ketersediaan air di lahan pertanian masyarakat, khususnya di Wairoro yang sangat bergantung pada curah hujan. 

"Kondisi ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi pendapatan petani serta menurunkan minat masyarakat untuk berkebun,"ujarnya.

"Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berkomitmen untuk terus mencari solusi, guna menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved