Pemprov Malut
ASN Malut: WFA Lebih Efektif, Hemat Transportasi Capai Ratusan Juta
ASN Pemprov Maluku Utara menilai kebijakan WFH/WFA mampu menghemat biaya transportasi hingga sekitar Rp700 juta per hari
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Sementara itu, ASN lainnya di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara, Khatib, menilai kebijakan WFH tetap perlu pengawasan ketat.
Ia menegaskan, penerapan WFH harus dibarengi dengan laporan kinerja harian agar produktivitas ASN tetap terjaga.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Awu Maret-April 2026, Rute Lengkap Semarang, Kumai, Kupang
“Kebijakan ini bagus, tapi harus ada kontrol. Laporan kerja harian penting agar tidak menurunkan kinerja,” ujarnya.
Khatib juga mengingatkan adanya dampak lain, seperti potensi penurunan pendapatan sektor jasa transportasi. Meski begitu, ia mengakui biaya transportasi harian ASN memang cukup besar.
“Kalau ke kantor, biaya transportasi atau BBM bisa mencapai Rp150 ribu per hari,” tandasnya. (*)
| Siap Mengabdi! 5 OPD Strategis Maluku Utara Bakal Miliki Pimpinan Baru Hari Ini |
|
|---|
| Satgas PKH Rakor di Kejati Maluku Utara, Dipimpin Letjen Richard Tampubolon |
|
|---|
| Peluang Triliunan Terbuka Lebar: LKPP Dorong Pelaku Usaha Malut Masuk Ekosistem Pengadaan Digital |
|
|---|
| Wagub Malut Soroti OTT dan Jual Beli Jabatan, Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Curhat Soal Tambang ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Tampak-depan-kantor-Gubernur-Maluku-Utara.jpg)