Rabu, 13 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Soal Penerapan WFH, Begini Respons Pemkab Halmahera Selatan

"Penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik jika pemilihan hari yang tepat, "kata

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
ATURAN: Pj Sekkab Halmahera Selatan Abdillah Kamarullah. Dikatakan, penerapan WFH bagi ASN tidak akan mengganggu pelayanan publik jika pemilihan hari yang tepat 
Ringkasan Berita:1. Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara merespons rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi ASN oleh pemerintah pusat
2. Penerapan WFH merupakan langkah strategis dalam menekan konsumsi BBM nasional dan mengurangi beban subsidi di tengah kondisi global yang tidak stabil
3. Abdillah: penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik jika pemilihan hari yang tepat

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara merespons rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi ASN oleh pemerintah pusat.

Penerapan WFH merupakan langkah strategis dalam menekan konsumsi BBM nasional dan mengurangi beban subsidi di tengah kondisi global yang tidak stabil.

"Kalau sudah diterapkan, maka kami akan melalukan penyesuaian," ujar Pj Sekkab Halmahera Selatan Abdillah Kamarullah saat dihubungi, Kamis (26/3/2026).

Abdillah menilai, penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik jika pemilihan hari yang tepat. Di samping itu, ASN harus konsisten dalam penerapannya.

Baca juga: 4 Wisata di Bacan Halmahera Selatan Ini Layak Dikunjungi saat Libur Lebaran

"Misalkan kalau WFH-nya hari Jumat, saya kira bisa memungkinkan pelayanan tetap efektif. Tapi ASN juga harus diawasi kalau dalam hari itu, mereka kerja di rumah, "tuturnya.

Lebih lanjut, Abdillah mengungkapkan bahwa jumlah ASN di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan sebanyak 9.048.

Sebagian besar dari mereka, berkantor menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Sehingga jika WFH diterapkan, konsumsi BBM di daerah cukup untuk ditekan.

Baca juga: Jalan di Desa Wayaua Dipalang, Imbas Bentrok Silang-Liaro Halmahera Selatan

"Kita bisa lihat setiap kali apel gabungan di Kantor Bupati. Itu kendaraan kan banyak sekali, artinya konsumsi BBM bisa ditekan, "terangnya.

Meski begitu, ia berharap pemerintah pusat juga mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah seperti Halmahera Selatan yang berbasis kepulauan.

"Yang kita khwatirkan jangan sampai pelayanan tidak berjalan maksimal. Tapi ini akan kami sesuaikan jika WFH sudah diberlakukan, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved