Pemkab Halmahera Selatan
Diresmikan Bupati Halmahera Selatan, Alat Kesehatan Puskesmas Indong Masih Terbatas
Puskesmas Indong di Kecamatan Mandioli Utara, Halmahera Selatan saat ini hanya memiliki satu dokter umum dan belum didukung dokter spesialis
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba meresmikan bangunan Puskesmas Indong di Kecamatan Mandioli Utara, Rabu (25/3/2026)2. Kepala Puskesmas Indong Amir Hi Musa mengatakan bahwa pelayanan kesehatan di puskesmas yang dipimpinnya telah memenuhi standar kelayakan sesuai ketentuan akreditasi3. Hal tersebut tentunya didukung dengan ketersediaan sejumlah fasilitas dasar yang sudah memadai
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara Bassam Kasuba meresmikan bangunan Puskesmas Indong di Kecamatan Mandioli Utara, Rabu (25/3/2026).
Kepala Puskesmas Indong Amir Hi Musa mengatakan bahwa pelayanan kesehatan di puskesmas yang dipimpinnya telah memenuhi standar kelayakan sesuai ketentuan akreditasi.
Hal tersebut tentunya didukung dengan ketersediaan sejumlah fasilitas dasar yang sudah memadai.
"Secara ruangan sudah sesuai standar pelayanan. Ada ruang UGD, ruang persalinan, ruang pemeriksaan umum dan juga laboratorium, "kata Amir dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).
Baca juga: Soal Penerapan WFH, Begini Respons Pemkab Halmahera Selatan
Meski begitu, ia mengaku masih terdapat keterbatasan alat kesehatan (Alkes). Salah satunya adalah belum tersedianya peralatan lengkap untuk pelayanan poli gigi.
"Untuk Alkes belum sepenuhnya tersedia. Misalnya dental set untuk poli gigi, ruangannya sudah ada tetapi alatnya belum, "ungkapnya.
Amir juga menyebut, Puskesmas Indong belum berstatus rawat inap. Namun, pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi pasien dengan kondisi tertentu yang masih bisa ditangani.
"Kalau kasusnya tidak terlalu berat, masih bisa kami tangani di sini. Tapi kalau membutuhkan penanganan lebih lanjut, tentu akan dirujuk, "katanya.
Dari sisi tenaga medis, Puskesmas Indong saat ini hanya memiliki satu dokter umum dan belum didukung dokter spesialis.
Kondisi ini menjadi tantangan, terutama dalam penanganan kasus persalinan yang cukup sering terjadi.
"Kami berharap ke depan ada tambahan tenaga dokter spesialis, khususnya spesialis kebidanan, karena kebutuhan itu cukup tinggi, "pungkas Amir.
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan Asia Hasyim mengklaim pihaknya akan terus mendorong peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan, termasuk di Puskesmas Indong.
Baca juga: 9 Pejabat Aktif Berebut Jabatan Sekkab Halmahera Selatan
"Kami akan dorong secara bertahap, baik dari sisi pengadaan alat kesehatan maupun peningkatan layanan, termasuk kemungkinan peningkatan status Puskesmas, "ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pentingnya pemerataan layanan kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses.
"Dengan dukungan pemerintah daerah, diharapkan Puskesmas Indong dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, "tutur Asia. (*)
| Inspektorat Halsel Hanya Audit 100 dari 249 Desa pada 2026, Ini Alasannya |
|
|---|
| Karena Anggaran Terbatas, Pemkab Halmahera Selatan Tiadakan Festival Saruma 2026 |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan Jadwalkan Open Job Fair 2026, Hadirkan Perusahaan Penyedia Lapangan Kerja |
|
|---|
| DPMD Halmahera Selatan Bakal Tindak Kades Nonaktif yang Nekat Cairkan DD Rp 40 Juta |
|
|---|
| Belanja Pegawai Capai 36 Persen, Pemkab Halmahera Selatan Dorong Nilai APBD Diperbesar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Peresmian-Puskesmas-Indong-Halmahera-Selatan.jpg)