DPRD Maluku Utara
DPRD Malut: Jadwal Haji Tidak Berubah, Sriwijaya Air Penuhi Syarat Teknis
Komisi IV DPRD Maluku Utara memastikan jadwal keberangkatan haji 2026 tetap sesuai rencana, yakni 28 April 2026
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Komisi IV DPRD Maluku Utara memastikan jadwal keberangkatan haji 2026 tetap sesuai rencana, yakni 28 April 2026, setelah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.
- Jemaah akan mulai masuk Asrama Haji Ngade sehari sebelumnya untuk kelancaran mobilisasi.
- Dalam evaluasi kesiapan haji, Sriwijaya Air ditetapkan sebagai maskapai penerbangan karena dinilai memenuhi kebutuhan teknis, termasuk kapasitas bagasi tanpa biaya tambahan dan kesiapan penanganan kondisi darurat.
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI — Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara menggelar rapat evaluasi terkait kesiapan keberangkatan calon jemaah haji tahun 2026. Rapat tersebut berlangsung di rumah jabatan Wakil Gubernur Krisan Ternate, Jumat (27/3/2026) malam.
Turut hadir Kepala Biro Kesra Setda Malut, Asrul Gailea, bersama jajaran. Usai rapat, Ketua Komisi IV DPRD Malut, Muhajirin Bailussy, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengkonfirmasi dengan pemerintah pusat terkait jadwal keberangkatan haji.
“Hasil koordinasi dengan Kementerian Haji, Biro Kesra, dan PPHID menunjukkan bahwa jadwal keberangkatan masih sesuai rencana dan belum mengalami perubahan,” ujarnya.
Baca juga: Cuaca Maluku Utara Besok Minggu 29 Maret 2026, BMKG Prediksi Pulau Taliabu Hujan Sedang
Ia menambahkan, berdasarkan hasil rapat, keberangkatan calon jemaah haji Maluku Utara dijadwalkan pada 28 April 2026. Seluruh jemaah akan mulai masuk dan menginap di Asrama Haji Ngade, Ternate, pada 27 April 2026.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi keterlambatan menuju bandara, mengingat sebagian besar jemaah berasal dari Kota Ternate yang jumlahnya mencapai lebih dari 500 orang.
“Semua jemaah akan dipusatkan di asrama haji sehari sebelum keberangkatan agar proses mobilisasi ke bandara berjalan lancar,” jelasnya.
Dari sisi teknis keberangkatan, rombongan dijadwalkan bergerak dari asrama menuju bandara sekitar pukul 07.30 hingga 08.00 WIT. Jadwal ini sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penyesuaian untuk efisiensi proses check-in dan pemeriksaan.
Dalam rapat tersebut juga dipastikan bahwa maskapai Sriwijaya Air ditetapkan sebagai penyedia layanan penerbangan haji tahun ini. Meski terdapat selisih penawaran dengan maskapai lain, Sriwijaya dipilih karena dinilai memenuhi sejumlah persyaratan teknis yang diajukan panitia.
Salah satu pertimbangan utama adalah kapasitas bagasi. Sriwijaya Air menyanggupi seluruh kebutuhan bagasi jemaah tanpa biaya tambahan, berbeda dengan maskapai lain yang menerapkan biaya kelebihan bagasi.
“Selain itu, Sriwijaya juga siap memfasilitasi kebutuhan khusus, termasuk penanganan jemaah jika terjadi kondisi darurat, seperti meninggal dunia di embarkasi antara,” tambah Muhajirin.
Baca juga: Ramalan Shio Macan April 2026: Waspada Masalah dan Penurunan Keuangan
Tak hanya soal transportasi, DPRD juga menyoroti kesiapan layanan pendukung lainnya, seperti konsumsi jemaah di Asrama Haji Ternate maupun di embarkasi Makassar, serta layanan kesehatan yang harus maksimal selama proses keberangkatan.
Komisi IV memastikan akan terus melakukan koordinasi lanjutan dengan seluruh pihak terkait, guna mengantisipasi kemungkinan perubahan kebijakan di tingkat nasional.
“Yang terpenting, seluruh aspek pelayanan kepada jemaah harus benar-benar siap, sehingga mereka bisa berangkat dengan aman dan nyaman,” tegasnya. (*)
| DPRD Malut Bakal Panggil DLH soal Dugaan Pencemaran Lingkungan di Haltim |
|
|---|
| Merlisa Soroti Minimnya Dukungan Pusat untuk Maluku Utara, di Antaranya Penanganan Bencana Alam |
|
|---|
| Nazla Kasuba Dorong Pulau Widi Halsel Dikembangkan Jadi Wisata Berbasis Ekologi |
|
|---|
| BK DPRD Malut Dalami Dugaan Pelanggaran Etik Aksandri Kitong |
|
|---|
| BK DPRD Malut Panggil Aksandri Kitong Buntut Dugaan Pelanggaran Etik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/dprd-malut-haji.jpg)