Rabu, 8 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Peringatan Tsunami Malut-Sulut Dicabut, Sherly Laos: Warga Tetap Tenang

BMKG memastikan peringatan dini tsunami pascagempa M7,6 di Maluku Utara telah resmi dicabut setelah hasil pemantauan terbaru

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Istimewa
IMBAUAN - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengimbau masyarakat kembali beraktivitas secara bertahap namun tetap waspada terhadap gempa susulan. Pemerintah daerah masih siaga dan terus melakukan pendataan dampak gempa, sembari meminta warga hanya mengikuti informasi resmi, Kamis (2/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. BMKG memastikan peringatan dini tsunami pascagempa M7,6 di Maluku Utara telah resmi dicabut setelah hasil pemantauan terbaru.
  2. Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengimbau masyarakat kembali beraktivitas secara bertahap namun tetap waspada terhadap gempa susulan.
  3. Pemerintah daerah masih siaga dan terus melakukan pendataan dampak gempa, sembari meminta warga hanya mengikuti informasi resmi.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI — Situasi di Maluku Utara mulai berangsur normal setelah BMKG mencabut peringatan dini tsunami pascagempa magnitudo 7,6, Kamis (2/4/2026).

BMKG menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan dan analisis terbaru, gempa berkekuatan magnitudo 7,6 tidak lagi berpotensi memicu tsunami yang membahayakan.

Kepastian ini membawa kelegaan bagi masyarakat yang sebelumnya sempat mengungsi secara mandiri ke wilayah yang lebih tinggi.

Baca juga: Jadwal Pekan ke 26 Super League: Malut United Tantang Arema FC, Persib Bandung Bersua Semen Padang

Sebelumnya, gempa yang berpusat di laut sekitar 129 kilometer tenggara Bitung memicu kepanikan di sejumlah daerah, seperti Ternate, Tidore Kepulauan, dan Halmahera Barat. Warga pesisir berbondong-bondong menjauh dari garis pantai, sementara pemerintah daerah bergerak cepat mengaktifkan langkah tanggap darurat.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, turut menyampaikan imbauan yang menenangkan kepada masyarakat.

“Puji syukur, berdasarkan informasi resmi, peringatan tsunami telah berakhir. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk kembali beraktivitas secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sikap sigap masyarakat dalam menghadapi situasi darurat tersebut.

Baca juga: 6 Shio Paling Beruntung dan Sukses Soal Finansial Besok Jumat 3 April 2026: Kambing Tajir!

“Ketenangan dan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti arahan adalah kunci. Tetap waspada, terus pantau informasi resmi, dan saling menjaga satu sama lain,” tambahnya.

Hingga kini, pemerintah daerah masih berada dalam status siaga dengan terus melakukan pendataan dampak gempa, termasuk kerusakan bangunan serta penanganan warga terdampak di sejumlah wilayah.

Seiring kondisi yang semakin membaik, masyarakat kembali diimbau untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta hanya mengandalkan informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang guna menghindari penyebaran informasi yang tidak benar. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved