Minggu, 12 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gempa di Malut

Pemprov Maluku Utara Distribusikan Bantuan Logistik Pasca Gempa Bumi

Laporan sementara BPBD Maluku Utara, di Kecamatan Batang Dua, Ternate, tercatat 5 unit rumah rusak berat dan 18 unit rumah rusak ringan

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemprov Maluku Utara
BANTUAN: Proses penyaluran bantuan oleh Pemprov Maluku Utara pasca gempa, Kamis (2/4/2026). Laporan sementara BPBD Maluku Utara, Di Kota Ternate khususnya Kecamatan Batang Dua, tercatat 5 unit rumah rusak berat dan 18 unit rumah rusak ringan 

Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara mulai mendistribusikan bantuan logistik untuk korban gempa bumi di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Kamis (2/4/2026)
2. Bantuan disalurkan setelah situasi berangsur membaik, dan BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami
3. Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan kedalaman 33 kilometer sempat memicu peringatan dini tsunami

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara mulai mendistribusikan bantuan logistik untuk korban gempa bumi di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Kamis (2/4/2026).

Bantuan disalurkan setelah situasi berangsur membaik, dan BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan kedalaman 33 kilometer sempat memicu peringatan dini tsunami.

Namun status tersebut telah dinyatakan berakhir sehingga masyarakat diimbau tetap tenang, dengan tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Reg Sulawesi Pastikan Operasional Fasilitas Tetap Aman Pasca Gempa Sulut-Malut

Berdasarkan laporan sementara BPBD Maluku Utara per pukul 13.00 WIT, dampak kerusakan terpantau di sejumlah wilayah.

Di Kota Ternate khususnya Kecamatan Batang Dua, tercatat 5 unit rumah rusak berat dan 18 unit rumah rusak ringan.

Selain itu, sejumlah rumah ibadah juga mengalami kerusakan, terdiri dari 4 gereja rusak ringan, 1 rusak sedang, dan 2 rusak berat.

BANTUAN: Proses penyaluran bantuan oleh Pemprov Maluku Utara pasca gempa, Kamis (2/4/2026).
BANTUAN: Proses penyaluran bantuan oleh Pemprov Maluku Utara pasca gempa, Kamis (2/4/2026). (Dok Humas Pemprov Maluku Utara)

Sementara itu di wilayah lain seperti Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, dan Halmahera Selatan, dilaporkan terdapat kerusakan ringan hingga sedang, serta evakuasi warga sebagai langkah antisipasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan bahwa pemerintah memastikan kehadiran penuh di tengah masyarakat terdampak.

"Situasi saat ini sudah berangsur terkendali. Pemerintah memastikan seluruh masyarakat terdampak, khususnya di Batang Dua, mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan."

"Kami dan Pemkot Ternate hadir dan akan terus mendampingi sampai kondisi benar-benar pulih, "kata Sherly Laos.

Karena itu pihaknya mengapresiasi respons cepat seluruh unsur, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, BMKG, BPBD, TNI/Polri, hingga masyarakat yang sigap melakukan evakuasi mandiri setelah menerima informasi resmi.

Sejak awal kejadian, penanganan darurat dilakukan secara terpadu dengan fokus pada keselamatan warga, pendataan dampak, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Khusus di Kecamatan Batang Dua, bantuan logistik mulai disalurkan sore ini.

Bantuan mencakup kebutuhan pangan, perlengkapan keluarga, serta dukungan logistik untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi dan kebutuhan hariannya terpenuhi, dengan rincian:

  • 500 kilogram beras
  • 30 kasur
  • 1 tenda keluarga
  • 70 karton mie instan
  • 1.200 paket lauk siap saji
  • 100 liter minyak goreng
  • 120 kaleng ikan
  • 96 botol kecap
  • 144 box teh
  • 144 kaleng susu kental manis
  • 100 kilogram gula
  • 30 lembar terpal
  • 16 paket perlengkapan anak
  • 50 lembar selimut

Baca juga: Dampak Gempa M7,6 Malut-Sulut, Jembatan Desa Bokimiake Halmahera Selatan Ambruk

Distribusi bantuan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, serta memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.

Dengan kondisi yang semakin terkendali dan dukungan semua pihak, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved