Konflik di Halmahera Tengah
Cegah Konflik Meluas, Pemda dan TNI - Polri Gelar Pertemuan di Perbatasan Haltim - Halteng
Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub bersama Kapolres B. Kusuma Ardiansyah memediasi pertemuan tokoh masyarakat di wilayah perbatasan Haltim-Halteng
|
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com
KONFLIK - Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, Kapolres Halmahera Timur AKBP B. Kusuma Ardiansyah, serta Danbrigif 28/Barifola Kolonel Infanteri Rinto Wijaya, bersama sejumlah pejabat lainnya turun melakukan pertemuan di perbatasan Desa Sowoli, Kecamatan Maba Selatan, Halmahera Timur, Sabtu (4/4/2026)
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan, serta diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Halmahera Timur dan sekitarnya.
Kronologi dan motif konflik
Diketahui saat ini terjadi bentrok antara dua kelompok warga di Kecamatan Patani, Halmahera Tengah, Jumat (3/4/2026).
Konflik ini diduga bermula dari seorang kakek bernama Ali Abas (65), warga dari salah satu desa yang ditemukan meninggal di kebunnya, Kamis (2/4/2026). (*)
Berita Terkait:#Konflik di Halmahera Tengah
| Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPRD Malut, Desak Usut Kasus Kematian di Halteng |
|
|---|
| Warga Patani Barat Halmahera Tengah Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Keadilan atas Tewasnya Kakek Ali Daud |
|
|---|
| Gubernur Malut Dorong Pemulihan dan Jamin Akses Pendidikan Warga Sibenpopo-Banemo Halmahera Tengah |
|
|---|
| Tangis Haru Warnai Perdamaian Warga Sibenpopo dan Banemo di Halmahera Tengah |
|
|---|
| Warga Serahkan Sajam ke Polisi, Bentrok Antar Kampung di Halteng Berakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/konflik-di-halteng-9.jpg)