Pemprov Malut
Kawasan Perikanan Kelurahan Dufa-Dufa Ternate Didorong Jadi Sentra Industri Perikanan
Diharapkan kawasan tersebut (Kelurahan Dufa-Dufa, Ternate) dapat berkembang menjadi pusat industri perikanan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara tengah mendorong pengembangan kawasan perikanan di Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate menjadi kawasan industri terpadu
2. Rencana tersebut akan disesuaikan dengan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Ternate yang saat ini sedang dalam proses
3. Samsuddin: Momentum revisi RTRW ini menjadi peluang penting untuk memasukan konsep pengembangan kawasan industri perikanan di kelurahan tersebut
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mendorong pengembangan kawasan perikanan di Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate menjadi kawasan industri terpadu.
Hal tersebut disampaikannya usai rapat koordinasi (Rakor) secara daring bersama Kementerian ATR/BPN dan BKPM, yang digelar di rumah jabatan Wakil Gubernur Maluku Utara di Kota Ternate, Rabu (8/4/2026).
Dikatakan, kawasan perikanan di Kelurahan Dufa-Dufa yang sebelumnya hanya difungsikan sebagai area pelabuhan.
Kini direncanakan untuk dikembangkan menjadi kawasan infrastruktur yang lebih luas, termasuk sektor industri perikanan.
Baca juga: Jelang Berakhirnya Masa Jabatan, Pemkab Haltim Siapkan Pembentukan BPD Baru
"Awalnya kawasan itu hanya diperuntukan sebagai pelabuhan. Namun ke depan, kita dorong agar tidak hanya menjadi kawasan transportasi, tetapi juga berkembang sebagai kawasan industri, khususnya industri perikanan, "janjinya.
Rencana tersebut akan disesuaikan dengan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Ternate yang saat ini sedang dalam proses.
Menurutnya, momentum revisi RTRW ini menjadi peluang penting untuk memasukan konsep pengembangan kawasan industri perikanan di kelurahan tersebut, sehingga memiliki dasar hukum kuat dalam perencanaan pembangunan.
Baca juga: Karantina Maluku Utara Musnahkan 20 Ekor Unggas Ilegal
"Kami berharap dalam revisi RTRW Kota Ternate, kawasan ini dapat diakomodasi tidak hanya sebagai kawasan transportasi, tetapi juga sebagai kawasan industri perikanan, "harapnya.
Selain itu, pihaknya juga telah menyampaikan usulan ini ke Pemkot Ternate mengingat proses revisi RTRW sudah berjalan hingga ke tingkat kementerian.
"Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan pusat, diharapkan kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat industri perikanan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus membuka lapangan kerja baru, "tuturnya mengakhiri. (*)
| Bappeda Malut Tuntaskan Penilaian PPD 2026, Masuk Tahap Seleksi Nasional Bappenas |
|
|---|
| DPRD Malut Pantau Pembangunan Mako Brimob Senilai Rp11 Miliar, Progres Capai 34,8 Persen |
|
|---|
| Abubakar Abdullah: Rp 720 Miliar di APBD 2026 Terserap untuk Kebutuhan Guru di Maluku Utara |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Gelar Sosialisasi SOP AP, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan |
|
|---|
| Dubes Tiongkok dan Menteri Transmigrasi Tinjau Industri Kelapa di Malut, Bahas Peluang Investasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pemprov-Maluku-Utara-dorong-kawasan-Dufa-Dufa-jadi-sentra-industri-perikanan.jpg)