Selasa, 14 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Taliabu

Desa Samuya dan Waikoka Segera Dialiri Listrik 24 Jam, Bupati Taliabu Targetkan Rampung 2026

Pemkab Pulau Taliabu mendukung pembangunan jaringan listrik di Desa Samuya dan Waikoka, yang ditandai dengan pemasangan sekitar 200 tiang listrik

Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Laode Havidl
PROYEK LISTRIK - Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu mendukung pembangunan jaringan listrik di Desa Samuya dan Waikoka, yang ditandai dengan pemasangan sekitar 200 tiang listrik oleh PLN. Proyek tersebut dilengkapi material kabel sepanjang 9.400 meter dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026 dengan layanan listrik 24 jam penuh, Jumat (10/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Pemkab Pulau Taliabu mendukung pembangunan jaringan listrik di Desa Samuya dan Waikoka, yang ditandai dengan pemasangan sekitar 200 tiang listrik oleh PLN.
  2. Proyek tersebut dilengkapi material kabel sepanjang 9.400 meter dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026 dengan layanan listrik 24 jam penuh.
  3. Sashabila Mus berharap proyek ini berjalan lancar karena dinilai akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas layanan publik di desa terpencil.

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Sebanyak dua desa terpencil di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, tak lama lagi akan tersentuh listrik PLN.

Ini terbukti dengan hadirnya 200 tiang listrik di Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur, dan Desa Waikoka, Kecamatan Taliabu Timur Selatan.

Ratusan tiang listrik tersebut telah dipasang ke jalur yang telah ditentukan pihak PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Maluku Utara.

Baca juga: Sekda Definitif Halsel Dilantik Besok, Siapa yang Dipilih Bassam Kasuba ?

Material sekarang yang sudah tersedia meliputi kabel 9.400 meter, dengan teknis pemasangan jarak antar tiang sejauh 50 meter.

Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus mengatakan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh proyek listrik tersebut.

Baginya, kehadiran listrik di desa-desa yang jauh dari akses kabupaten akan berdampak positif. Terutama pada pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas layanan publik diberbagai sektor.

Karena itu, Sashabila Mus meminta perangkatnya dapat mengawal proses ini agar berjalan maksimal.

Diterangkan berdasarkan jadwal pengerjaan, proyek listrik ditargetkan akan beroperasi pada akhir Juli dan palinge lambat awal Agustus 2026.

Baca juga: Pemkot Ternate Terima Bantuan Wapres Gibran, 500 Paket Segera Disalurkan ke Pulau Batang Dua

"Kehadiran aliran listrik ini nantinya tidak hanya menyala secara terbatas, melainkan akan aktif selama 24 jam penuh, baik siang maupun malam," kata Bupati Sashabila Mus, melalui keterangan tertulis, Jum'at (10/4/2026).

Dia berharap, seluruh proses pekerjaan infrastruktur listrik tidak terhambat dan berjalan lancar.

"Kami berharap, keberhasilan proyek ini mampu mengakhiri penantian panjang warga Samuya akan hadirnya cahaya yang stabil, sekaligus mendukung aktivitas produktif masyarakat di  Waikoka," pintanya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved