Senin, 13 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gempa di Malut

Pemprov Maluku Utara Gercep Audit Bangunan Pascagempa M7,6 di Kecamatan Batang Dua Ternate

Sherly Laos meminta jajaran PUPR segera melakukan asesmen lapangan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan kelayakan bangunan yang masih berdiri

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
GERCEP: Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dan Sarbin Sehe saat memantau sejumlah infrastruktur di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate padcagempa magnitudo 7,6 
Ringkasan Berita:1. Dinas PUPR Maluku Utara Gercep menindaklanjuti arahan Gubernur terkait kerusakan bangunan pascagempa di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate
2. Arahan tersebut disampaikan Sarbin Sehe selaku Wakil Gubernur Maluku Utara saat menemani Gubernur Sherly Laos meninjau kondisi warga terdampak, Sabtu (11/4/2026)
3. Di sana keduanya memeriksa sejumlah rumah warga serta tempat ibadah (gereja) yang mengalami kerusakan cukup berat

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Dinas PUPR Maluku Utara gerak cepat (Gercep) menindaklanjuti arahan Gubernur terkait kerusakan bangunan pascagempa di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate.

Arahan tersebut disampaikan Sarbin Sehe selaku Wakil Gubernur Maluku Utara saat menemani Gubernur Sherly Laos meninjau kondisi warga terdampak, Sabtu (11/4/2026).

Di sana keduanya memeriksa sejumlah rumah warga serta tempat ibadah (gereja) yang mengalami kerusakan cukup berat.

Pada kesempatan itu Sherly Laos menegaskan pentingnya pemeriksaan teknis terhadap struktur bangunan, guna memastikan keselamatan warga.

Baca juga: Ramalan Shio Naga, Ular, Kuda, Kambing Besok Senin 13 April 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki

Karena itu ia meminta jajaran PUPR segera melakukan asesmen lapangan, untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan kelayakan bangunan yang masih berdiri.

Tak hanya rumah warga, perhatian juga diberikan pada fasilitas ibadah yang terdampak.

Sherly Laos juga menginstruksikan agar koordinasi dilakukan dengan pihak terkait, termasuk tokoh agama setempat, guna menentukan langkah penanganan yang tepat. 

Menurutnya, bangunan yang dinilai berisiko diminta segera diamankan, termasuk kemungkinan pembongkaran.

"Beritahu tahu jemaat, jangan masuk dulu. Takutnya konstruksi tiba-tiba runtuh, "pinta Sherly Laos mengingatkan warga.

Menindaklanjuti hal tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara Risman Iriyanto Djafar memastikan tim teknis segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Egon April 2026, Rute Lengkap Voyage 08.2026

"Kami mendapat arahan langsung dari Ibu Gubernur untuk memeriksa struktur bangunan yang rusak karena berpotensi membahayakan warga, "katanya.

Kehadiran langsung kepala daerah di lokasi pengungsian disambut positif oleh masyarakat. 

Warga menilai langkah cepat pemerintah baik dalam peninjauan maupun penyaluran bantuan, menjadi suntikan semangat dan harapan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved