Rabu, 29 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkot Tidore

Peluncuran SALUMA, Langkah Baru Kebangkitan Musik dan Budaya Tidore

Sound of Spices “SALUMA” resmi diluncurkan di Tidore sebagai wadah kreativitas anak muda dalam melestarikan budaya

Tayang:
Dok: Prokopim Tidore
BUDAYA - Peluncuran Sound of Spices “SALUMA” di Tidore menjadi momentum penguatan kreativitas dan pelestarian budaya. Ahmad Laiman mendorong generasi muda terus berinovasi, sementara Syamsuddin Abd Kadir menilai SALUMA sebagai simbol harmoni budaya masa lalu dan masa depan, Jumat (10/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Sound of Spices “SALUMA” resmi diluncurkan di Tidore sebagai wadah kreativitas anak muda dalam melestarikan budaya.
  2. Ahmad Laiman menekankan pentingnya inovasi berbasis budaya, sementara Syamsuddin Abd Kadir menyebut SALUMA sebagai simbol kekayaan budaya Maluku Utara yang diharapkan mampu dikenal hingga tingkat nasional dan internasional.

TRIBUNTERNATE.COM – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menegaskan bahwa generasi muda Tidore tidak akan pernah berhenti berinovasi dalam mengekspresikan jati diri budaya daerah.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri peluncuran Sound of Spices “SALUMA” yang berlangsung di Open Space Tidore, Jumat (10/4/2026) malam.

Menurut Ahmad Laiman, di tengah perkembangan zaman yang semakin maju, ruang kreativitas bagi anak muda semakin terbuka luas. Namun demikian, generasi muda Tidore tetap mampu menjaga identitas budaya melalui berbagai karya, mulai dari musik, kuliner, tarian, kerajinan hingga konten kreatif.

Baca juga: Ramalan Shio Monyet, Ayam, Anjing, Babi Besok Selasa 14 April 2026: Karier, Cinta, Nomor Hoki

“SALUMA hadir sebagai representasi dari musik dan budaya yang kental sebagai orang Tidore,” ujarnya dalam rilis yang diterima TribunTernate.com.

Ia juga mengapresiasi kerja keras para seniman serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, yang telah memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas anak muda.

Ahmad Laiman berharap, kehadiran SALUMA dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam melestarikan budaya agar tidak tergerus modernisasi, sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abd Kadir, menyampaikan bahwa Maluku Utara merupakan daerah yang kaya akan sejarah dan budaya, mulai dari jejak kerajaan hingga tradisi musik dan tarian yang diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, SALUMA menjadi simbol suara budaya Maluku Utara yang merepresentasikan harmoni antara masa lalu dan masa depan.

“Kita tidak hanya sekadar mendengarkan musik, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa budaya adalah napas kehidupan, pengikat persaudaraan dan sumber inspirasi bagi generasi muda,” ungkapnya.

Baca juga: Soroti Proyek di Malut Dikuasai Pengusaha Luar, Bahlil Lahadalia : Saya Sedih

Ia juga menegaskan bahwa dukungan dari Kementerian Kebudayaan melalui Dana Indonesiana merupakan bukti kehadiran negara dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Maluku Utara semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional sebagai daerah yang kaya akan kreativitas dan budaya.

Kegiatan peluncuran Sound of Spices “SALUMA” ditutup dengan penampilan dari Sanggar DD Acoustic, serta prosesi pemukulan tifa oleh Sekda Maluku Utara bersama Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan sebagai tanda peluncuran. (*) 

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved