Unkhair Ternate
PERHAPI Gandeng Unkhair, Ternate Jadi Tuan Rumah Forum Pertambangan Nasional 2026
Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia melakukan kunjungan ke Universitas Khairun untuk membahas rencana pelaksanaan TPT ke-35
Ringkasan Berita:
- Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia melakukan kunjungan ke Unkhair untuk membahas rencana pelaksanaan TPT ke-35 pada November 2026.
- Warek I Unkhair, Hasan Hamid menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri pertambangan.
- PERHAPI menilai forum TPT menjadi wadah strategis mempertemukan akademisi, regulator, dan pelaku industri, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertambangan.
RILIS
TRIBUNTERNATE.COM - Wakil Rektor I Bidang Akademik, Hasan Hamid, bersama Dekan Fakultas Teknik, Endah Harisun, menerima kunjungan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia di Ruang Senat Universitas, Gedung Rektorat Kampus II Unkhair, Ternate, Jumat (24/4/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Umum PERHAPI, Resvani, bersama Sekretaris Umum, Catur Gunadi. Turut hadir Ketua PERHAPI Maluku Utara, Muhammad Qadafi, Wakil Ketua PD Almun Madi, serta Sekretaris PD M Rizal Laha.
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan Temu Profesi Tahunan (TPT) ke-35 yang dijadwalkan berlangsung di Ternate pada November 2026.
Baca juga: 1.457 Calon Bintara Polri Polda Malut Lulus Rikkes Tahap I, 283 Gugur
Agenda ini merupakan forum nasional yang mempertemukan praktisi pertambangan dari seluruh Indonesia, baik dari kalangan akademisi, regulator, maupun pelaku industri.
Hasan Hamid menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan dukungan penuh Universitas Khairun terhadap pelaksanaan TPT di Ternate. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas kunjungan ini. Kegiatan TPT nanti merupakan momentum besar, dan kami siap berpartisipasi untuk menyukseskannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran PERHAPI membuka peluang kolaborasi strategis, khususnya bagi Program Studi Pertambangan, sekaligus memperkuat jejaring industri sejalan dengan peningkatan kualitas lulusan.
Sementara itu, Resvani menjelaskan TPT merupakan agenda tahunan PERHAPI yang menjadi wadah pertemuan para profesional pertambangan dari berbagai sektor.
“Forum ini mempertemukan akademisi, regulator, hingga pelaku industri. Hal ini penting untuk mendorong sinergi dalam pengembangan sektor pertambangan nasional,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri, khususnya dalam mendorong industrialisasi berbasis sumber daya mineral.
Endah Harisun menilai kunjungan tersebut dapat mendukung penguatan akademik, termasuk proses akreditasi Program Studi Pertambangan.
Baca juga: Dibayangi Aturan 30 Persen, Nasib 4.146 PPPK Maluku Utara Terancam
Menurutnya, keterlibatan asosiasi profesi dan industri menjadi nilai tambah dalam penyusunan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
“TPT dan kolaborasi dengan PERHAPI akan memperkuat kualitas lulusan sekaligus meningkatkan daya saing program studi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan TPT ke-35 di Ternate diharapkan tidak hanya menjadikan daerah ini sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai pusat perhatian nasional dalam pengembangan industri pertambangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. (*)
| Workshop OBE Digelar, Unkhair Ternate Sinkronkan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri |
|
|---|
| Ketergantungan UKT Jadi Tantangan, Unkhair Ternate Perkuat Unit Usaha |
|
|---|
| Mahasiswa FKIK Unkhair Ternate Ikut AMSA 2026, Edukasi Kesehatan Masyarakat Pesisir |
|
|---|
| Sinkronkan Program, FIB Unkhair Ternate Libatkan BEM, HMJ dan UKM dalam Rakor |
|
|---|
| Unkhair Ternate Teken Kontrak Pembangunan Laboratorium Terpadu, Target Rampung Desember 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Unkhair-ternate-ptp-2026.jpg)