Rabu, 29 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Taliabu

Banyak Tak Tepat Sasaran, Dinsos Taliabu Perbaiki Data Penerima Bansos

Dinas Sosial Pulau Taliabu akan memprioritaskan pembenahan data penerima bansos setelah ditemukan ketidaksesuaian kategori desil

Tayang:
Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Laode Havidl
PROGRAM - Kepala Dinas Sosial Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly, saat diwawancara. Dinas Sosial Pulau Taliabu akan memprioritaskan pembenahan data penerima bansos setelah ditemukan ketidaksesuaian kategori desil, di mana warga tidak mampu justru masuk kelompok menengah, Selasa (28/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Dinsos Pulau Taliabu akan memprioritaskan pembenahan data penerima bansos setelah ditemukan ketidaksesuaian kategori desil.
  2. Pemutakhiran data akan dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Pusat Statistik serta verifikasi langsung ke desa-desa guna memastikan data lebih akurat dan tepat sasaran.
  3. Selain itu, Dinsos Taliabu juga menyiapkan program sekolah rakyat untuk mengatasi ratusan anak putus sekolah sebagai upaya memutus rantai kemiskinan.

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly, menyatakan akan memprioritaskan pembenahan data penerima bantuan sosial (bansos).

Langkah ini diambil menyusul adanya keluhan masyarakat terkait ketidaksesuaian data kategori desil penerima bansos.

Desil merupakan sistem pengelompokan kesejahteraan masyarakat, di mana desil 1 hingga 5 masuk kategori tidak mampu, sedangkan desil 6 hingga 10 tergolong menengah hingga mampu.

Baca juga: Pemprov Malut Sisir Tambang Galian C Ilegal di Halmahera Selatan

Kuraisia mengungkapkan, masih ditemukan warga yang seharusnya masuk kategori tidak mampu, namun justru tercatat dalam kelompok menengah.

“Tahun ini kami fokus memperkuat data, karena masih ada warga yang seharusnya berada di desil 1–5, tetapi tercatat di desil 6–10,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik guna melakukan pemutakhiran data secara menyeluruh.

Selain pembenahan data, Dinas Sosial juga merencanakan program sekolah rakyat yang ditargetkan mulai terealisasi pada akhir 2026.

Program ini didasari data yang menunjukkan masih terdapat ratusan anak putus sekolah di Pulau Taliabu.

“Kami akan menyiapkan langkah konkret agar anak-anak tersebut dapat kembali mengakses pendidikan,” jelasnya.

Baca juga: 5 Zodiak Memiliki Ramalan Bintang Terbaik Hari Ini Rabu 29 April 2026: Libra Paling Bersinar

Menurut Kuraisia, pendidikan menjadi kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan yang terus berulang antar generasi.

Dinas Sosial juga telah menjadwalkan kegiatan turun langsung ke desa-desa guna melakukan verifikasi dan pembaruan data secara akurat.

“Ke depan, kami akan fokus pada penguatan dan validasi data,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved