Rabu, 6 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

78 Sekolah di Halmahera Selatan Dapat Program Revitalisasi dari Kemendikdasmen

Pemkab Halmahera Selatan berkomitmen menangani berbagai persoalan infrastruktur pendidikan yang belum terakomodasi dalam program pusat

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
JABATAN: Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba. Dikatakan, sebanyak 78 sekolah mendapat program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) 
Ringkasan Berita:1. 78 sekolah di Halmahera Selatan mendapat program revitalisasi dari Kemendikdasmen
2. Dari 78 sekolah tersebut, terdiri dari 61 SD, 15 SMP dan 2 PAUD.
3. Anggaram dari program tersebut dikelola langsung oleh masing-masing sekolah

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Sebanyak 78 sekolah di Halmahera Selatan, Maluku Utara mendapat program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Dari 78 sekolah tersebut, terdiri dari 61 SD, 15 SMP dan 2 PAUD. Anggaram dari program tersebut dikelola langsung oleh masing-masing sekolah.

"Pengelolaannya langsung ke sekolah. Saat ini masih dalam proses, termasuk tahapan perjanjian kerja sama antara sekolah dan kementerian."

Demikian disampaikan Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Baca juga: Update Pria 21 Tahun di Halsel Ditemukan Tewas dengan Puluhan Luka Tusuk, Polisi Buru 2 Orang

Akan tetapi ia mengaku belum tahu besaran anggaran yang diterima 78 sekolah itu dari program revitalisasi Kemendikdasmen.

"Kita belum bisa sampaikan nominalnya, karena masih berproses. Yang jelas program ini untuk menjawab kebutuhan perbaikan infrastruktur sekolah di Halmahera Selatan, "katanya.

Ia menjelaskan, usulan revitalisasi sekolah diawali dari masing-masing satuan pendidikan, kemudian proposalnya diajukan ke Kemendikdasmen untuk diverifikasi.

Bassam juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menangani berbagai persoalan infrastruktur pendidikan yang belum terakomodasi dalam program pusat.

"Ini menjadi kewajiban kita. Pemenuhan fasilitas pendidikan yang memadai adalah bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat, "tegasnya.

Baca juga: Update Pria 21 Tahun di Halsel Ditemukan Tewas dengan Puluhan Luka Tusuk, Polisi Buru 2 Orang

Ia menambahkan, pihaknya sudah menjajaki dukungan dari sektor perbankan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) untuk pengembangan infrastruktur pendidikan.

Namun hingga saat ini, kerja sama tersebut masih dalam tahap pembangunan komitmen.

“Kita masih membangun kesepakatan dengan pihak perbankan. Mudah-mudahan ke depan bisa terealisasi, "tutup Bassam. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved