Kamis, 7 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Keterbatasan Anggaran, Pemprov Maluku Utara Tunda Rekrutmen CPNS 2026

Keputusan tidak membuka seleksi CPNS tahun ini merupakan langkah realistis, mengingat keterbatasan anggaran daerah untuk menanggung belanja pegawai.

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Sansul Sardi
SELEKSI:Gubernur Maluku Utara Sherly Laos. Dikatakan, keputusan tidak membuka seleksi CPNS tahun ini merupakan langkah realistis, mengingat keterbatasan anggaran daerah untuk menanggung belanja pegawai 
Ringkasan Berita:1. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan bahwa kondisi fiskal daerah yang masih terbatas berdampak langsung pada kebijakan rekrutmen ASN.
2. Pada 2026, pemerintah provinsi memutuskan tidak membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS)
3. Keputusan tidak membuka seleksi CPNS tahun ini merupakan langkah realistis, mengingat keterbatasan anggaran daerah untuk menanggung belanja pegawai

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan bahwa kondisi fiskal daerah yang masih terbatas berdampak langsung pada kebijakan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN).

Pada 2026, pemerintah provinsi memutuskan tidak membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

"Karena kita belum memiliki kemampuan anggaran untuk membayar, "ujar Sherly Laos, Rabu (6/5/2025) di Sofifi.

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini tengah berupaya memperkuat kapasitas fiskal melalui peningkatan pendapatan ssli daerah (PAD), serta memastikan dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat tidak mengalami pemotongan.

Baca juga: DPMD Halmahera Selatan Bakal Tindak Kades Nonaktif yang Nekat Cairkan DD Rp 40 Juta

Namun, jika target pendapatan tersebut tidak tercapai, maka pemerintah harus mengambil langkah penyesuaian, termasuk pengurangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) maupun jumlah pegawai.

Baca juga: Kepala BWS Maluku Utara Sambangi Kejati, Ini Agenda Pertemuannya

"Kalau target tidak tercapai, maka kita harus menyesuaikan, bisa dengan mengurangi TPP atau jumlah pegawai, "jelasnya.

Menurutnya, keputusan tidak membuka seleksi CPNS tahun ini merupakan langkah realistis, mengingat keterbatasan anggaran daerah untuk menanggung belanja pegawai.

"Makanya, karena alasan anggaran belum memadai untuk pembayaran gaji, pihaknya belum membuka seleksi CPNS tahun ini, "tandas Sherly Laos. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved