Kamis, 7 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Dikebut Dua Tahun, Jalan Payahe–Dahepodo Tidore Ditargetkan Mulus 2027

"Penyelesaian ruas jalan tersebut merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat, "ungkap Gubernur Maluku Utara Sherly Laos

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Sansul Sardi
INFRASTRUKTUR: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos berbicara disela-sela acara tersebut yang berlangsung di lingkungan Polsek Payahe Kota Tidore Kepulauan. Foto: Sansul Sardi 
Ringkasan Berita:1. Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, memastikan ruas jalan provinsi di wilayah Kota Tidore Kepulauan, khususnya jalur Payahe–Dahepodo, akan tuntas pada 2027
2. Total panjang ruas jalan Payahe–Dahepodo mencapai 46 kilometer. Dari jumlah tersebut, masih terdapat sekitar 22 kilometer dalam kondisi rusak
3. Penyelesaian ruas jalan tersebut merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, memastikan ruas jalan provinsi di wilayah Kota Tidore Kepulauan, khususnya jalur Payahe–Dahepodo, akan tuntas pada 2027.

Kepastian tersebut disampaikan langsung gubernur di hadapan masyarakat Desa Payahe saat peluncuran kontrak payung konstruksi jalan lapen dan program 1.200 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Rabu, 6 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Sherly menjelaskan total panjang ruas jalan Payahe–Dahepodo mencapai 46 kilometer. Dari jumlah tersebut, masih terdapat sekitar 22 kilometer dalam kondisi rusak.

“Dari total panjang 46 kilometer, masih ada 22 kilometer yang rusak. Tahun ini diselesaikan 9 kilometer, dan masih ada 13 kilometer lagi yang akan kita selesaikan pada tahun depan,” ujarnya.

Baca juga: 12 Ramalan Shio Besok Kamis 7 Mei 2026: Nomor Hoki, Cinta, Karier Lengkap

Gubernur menegaskan, penyelesaian ruas jalan tersebut merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat. Dalam dua tahun, total 22 kilometer jalan rusak ditargetkan rampung sepenuhnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim pendampingan hukum dari Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan Kepolisian Daerah Maluku Utara yang telah mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai aturan.

Baca juga: Karena Anggaran Terbatas, Pemkab Halmahera Selatan Tiadakan Festival Saruma 2026

Pemprov Maluku Utara optimistis proyek infrastruktur ini dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Tidore.

Ia menambahkan, perbaikan tahun ini difokuskan pada titik-titik kerusakan berat, termasuk jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan warga.

“Jadi tahun ini jalan yang rusak berat, lubang-lubang itu 9 kilometer kita selesaikan. Tahun depan 13 kilometer kita selesaikan, maka tuntas,” kata Sherly, disambut tepuk tangan masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved