Polda Maluku Tegaskan Tak Akan Lindungi 3 Anggotanya yang Terlibat Pesta Sabu di Dalam Asrama

Tiga oknum anggota polisi dan dua warga ditangkap tim gabungan Reserse Narkoba Polda Maluku, Propam dan Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon.

Polda Maluku Tegaskan Tak Akan Lindungi 3 Anggotanya yang Terlibat Pesta Sabu di Dalam Asrama
muslimin emba/tribun-timur.com
ILUSTRASI penangkapan pengedar narkoba 

TRIBUNTERNATE.COM - Kasus narkoba yang menjerat oknum anggota polisi kembali terjadi.

Kali ini tiga oknum anggota polisi dan dua warga ditangkap tim gabungan Reserse Narkoba Polda Maluku, Propam dan Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon.

Kelima pelaku ditangkap usai menggelar pesta narkoba di dalam asrama Sabhara Polda Maluku, Senin (13/1/2020) dini hari.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat menegaskan pihaknya tidak akan melindungi siapapun anggota yang terlibat kasus narkoba.

“Intinya kami tidak akan melindungi anggota yang terlibat narkoba, karena yang menangkap juga anggota Polri, kalau kami mau melindungi, tidak mungkin kami tangkap mereka,” tegas Roem kepada Kompas.com, Senin.

Roem menuturkan, masih banyak polisi baik yang ada di Maluku dan selama ini bertugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

Karena itu, pihaknya tidak akan melindungi siapapun anggota yang melakukan pelanggaran hukum, khususnya kasus narkoba.

“Polisi di Maluku ini ada lebih dari 7.000 personel, masih banyak yang baik, jadi tiga anggota yang kami tangkap itu tujuannya untuk melindungi 7.000 polisi yang baik ini,” sebut dia.

Terkait penangkapan tiga oknum anggota polisi tersebut, Roem mengaku saat ini ketiga anggota tersebut masih terus menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Selain menangani kasus tindak pidana, pihaknya juga akan memberiksan sanksi etik kepada tiga oknum anggota tersebut.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved