Viral
Viral Proses Menguliti Ceker Ayam di Thailand Pakai Mulut, 400-500 Kg Ceker Terjual Setiap Hari
Cara olah ceker ayam di Thailand menjadi makanan yang sangat digemari ternyata dengan menggunakan mulut.
TRIBUNTERNATE.COM - Makanan olahan pabrik ceker ayam di Thailand memang sangat mempunyai banyak penggemar.
Namun, siapa sangka jika cara pengolahan ceker ayam tersebut ternyata dengan menggunakan mulut.
Hal ini terlihat saat sejumlah pekerja pabrik tertangkap kamera menggunakan mulut mereka untuk memisahkan tulang-tulang dari ceker ayam sebelum menjualnya kepada publik di Thailand.
Peristiwa ini direkam oleh petugas kebersihan di pabrik pengolahan makanan di Nong Khai, Thailand.
Bos pabrik mengatakan:
"Lima kali lebih cepat' daripada menggunakan peralatan untuk memproses ceker ayam."
"Pabrik tersebut menjual lebih dari 400-500 kilogram kulit ceker ke pelanggan, setiap hari."
Pekerja pabrik tertangkap kamera menggunakan mulut mereka untuk melepaskan tulang-tulang dari ceker ayam sebelum menjualnya kepada publik.
Rekaman itu dibuat oleh petugas kebersihan yang mengunjungi pabrik di Nong Khai, timur laut Thailand, pada hari Selasa.
Dalam video itu, delapan pekerja terlihat duduk di depan keranjang plastik penuh kaki ayam.
Pengawas pabrik berdiri di sekitar untuk mengawasi mereka ketika mereka memasukkan ceker ayam ke mulut mereka dan mulai merobek dengan gigi mereka.
• Sule Tanggapi Isu Perhiasan Lina Senilai Rp 2 Miliar yang Diduga Hilang: Memperkeruh Suasana
• Begini Tanggapan Sule dan Rizky Febian Atas Hasil Otopsi Lina Jubaedah
Para pekerja mencengkeram tulang sebelum memisahkan dengan kulitnya dan meludahkannya ke tanah.
Video itu kemudian beralih ke adegan yang menunjukkan salah satu pekerja menggunakan tang untuk menghilangkan tulang ceker yang memakan waktu lebih lama.
Rekaman itu direkam oleh petugas kebersihan yang mengunjungi pabrik di Nong Khai, timur laut Thailand, pada hari Selasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/cara-pengolahan-ceker-ayam-untuk-dijadikan-santapan-lezat.jpg)