Jumat, 8 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Amerika Serikat Nyatakan Hong Kong Bukan Lagi Daerah Otonom dari China

Pemerintahan Trump menginformasikan kepada Kongres AS bahwa Hong Kong bukan lagi daerah otonom dari China, Rabu (27/5/2020).

Tayang:
Sputnik News
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo 

Menurut Nicholas Lardy, seorang rekan di Institut Peterson untuk Ekonomi Internasional, menindaklanjuti ancaman untuk mengubah status Hong Kong akan memiliki dampak yang sangat negatif pada perusahaan AS yang beroperasi di sana.

Trump Kembali Kecam Tiongkok: Corona Seharusnya Tidak Pernah Terjadi, Bisa Saja Dihentikan di China

Adapun dampak sementara terhadap warga Hongkong terbilang sangat kecil terhadap China.

"Dan saya tidak tahu mengapa AS ingin menghukum warga Hong Kong untuk sesuatu yang dilakukan pemerintah di Beijing," tambahnya kepada South China Morning Post.

Analis lain juga menyuarakan keprihatinan tersebut, dengan asumsi AS menindaklanjuti dengan sanksi keras.

“Saya percaya bahwa ini akan melukai warga Hong Kong dalam banyak cara,” kata Richard Bush, seorang rekan dengan Brookings Institution dan penulis buku Hong Kong dalam Bayangan Tiongkok: Hidup dengan Leviathan. 

"Di antara hal-hal lain, itu akan mengkonfirmasi pandangan Republik Rakyat Tiongkok bahwa AS ingin merusak kekuasaannya di Hong Kong."

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Keputusan besar Amerika: Hong Kong bukan lagi daerah otonomi China

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved