Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong Ancam Hapus Perjanjian Militer Antar Korea Utara dengan Korea Selatan

Kim Yo Jong, memperingatkan Korea Selatan untuk menghentikan pembelot dari aksinya untuk mengirimkan selebaran ke zona demiliterisasi.

Editor: Sansul Sardi
AFP/POOL/JORGE SILVA
Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, 2 Maret 2019. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pengiriman selebaran ke zona demiliterisasi di daerah Korea Utara dan Korea Selatan menuai polemik.

Hal ini pun terlihat dari tanggapan saudara perempuan pemimpin Korea Utara, Kim Yo Jong.

Di mana Kom Yo Jong, memperingatkan Korea Selatan untuk menghentikan pembelot dari aksinya untuk mengirimkan selebaran ke zona demiliterisasi yang memisahkan kedua negara itu.

Dia bahkan mengancam akan membatalkan perjanjian militer bilateral baru-baru ini jika kegiatan itu berlanjut.

Kim Yo Jong, yang melayani secara tidak resmi sebagai kepala staf Kim Jong Un, mengeluarkan peringatan itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantor berita negara KCNA pada hari Kamis (4/6/2020).

Melansir Reuters, Dia merujuk pada ribuan "selebaran anti-DPRK" baru-baru ini yang dibuang di sepanjang sisi Utara zona demiliterisasi yang dibentengi dengan judul "Defectors from the North".

Kembali Muncul, Kim Jong Un Gelar Rapat Militer untuk Perkuat Program Nuklir, Demi Cegah Perang?

Jika Adik Kim Jong Un Sampai Tampil di TV, Legenda NBA Dennis Rodman: Berarti Ada Masalah

DPRK, atau Republik Rakyat Demokratik Korea, adalah nama resmi Korut.

"Jika tindakan dengan niat jahat seperti itu dilakukan di depan mata kita dibiarkan untuk mengambil jalannya sendiri dengan dalih 'kebebasan individu' dan 'kebebasan berekspresi', pemerintah Korea Selatan akan menghadapi fase terburuk segera," demikian pernyataan KCNA seperti yang dikutip Reuters.

Kim Yo Jong memperingatkan tentang kemungkinan pembatalan perjanjian militer antar-Korea yang berjanji untuk menghilangkan ancaman praktis perang sebagai akibat dari leaflet tersebut.

"Pakta militer yang dicapai pada 2018 hampir tidak ada nilainya," katanya.

Disebut Sosok Pekerja Keras, Media Korea Utara Sebut Kim Jong Un Tak Miliki Hari Libur

Rekam Jejak Kim Jong Un, dari Masa Kecil yang Pemalu hingga Dipuja seperti Tuhan di Korea Utara

Dia juga memperingatkan, Korut akan sepenuhnya mundur dari proyek industri Kaesong dan menutup kantor penghubung bersama di kota perbatasan Utara, kecuali Seoul menghentikan tindakan semacam itu.

Laporan KCNA tidak menyebutkan individu mana pun untuk disalahkan dalam penyebaran leaflet tersebut.

Akan tetapi, komentar Kim Yo Jong muncul setelah mantan diplomat Korea Utara dan pembelot Korea Utara lainnya memenangkan kursi parlemen dalam pemilihan umum Korea Selatan pada bulan April.

Kim Yo Jong kerap tampak terlihat di publik di samping kakaknya dalam dua tahun terakhir.

Dia secara resmi menjabat sebagai wakil direktur Komite Pusat Partai Buruh yang berkuasa.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Adik Kim Jong Un ancam batalkan perjanjian militer dengan Korsel gara-gara hal ini!

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved