Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Jet Tempur China Kembali Serbu Langit Taiwan ke-6 Kalinya dalam 11 Hari

Pesawat angkatan udara China mendekati Taiwan pada hari Jumat (19/6) untuk keenam kalinya dalam 11 hari.

Editor: Sansul Sardi
seawaves
Pesawat tempur 

TRIBUNTERNATE.COM - Selama 11 hari, pesawat angkatan udara China terdeteksi selama enam kali mendekati Taiwan.

Terakhir terjadi pada hari Jumat (19/6) lalu.

Padahal sebelum pesawat tersebut telah diperingatkan oleh Militer Taiwan, kata Angkatan Udara Taiwan, dalam pernyataan singkat pada hari Jumat Kamis.

Pesawat tempur China J-10 dan J-11 terbang ke bagian barat daya zona identifikasi pertahanan udara Taiwan di pagi hari.

Kemudian, Angkatan Udara Taiwan, yang secara teratur berpatroli di ruang udara di sekitar pulau yang diklaim China, memperingatkan pesawat China melalui radio, di mana mereka meninggalkan zona pertahanan udara Taiwan.

Mengutip Reuters, sejak 9 Juni, Angkatan Udara China telah menerbangkan setidaknya empat misi serupa lainnya dan setiap kali diusir oleh jet Taiwan, menurut militer Taiwan.

Taiwan Kerahkan Jet Tempur Gegara Pesawat Pemburu Kapal Selam China Menerobos Wilayahnya

Persiapan Hadapi Ancaman China, Taiwan Unjuk Kekuatan Rudal untuk Simulasi Perang Asimetris

Taiwan telah mengeluh bahwa China, yang mengklaim pulau demokrasi sebagai miliknya, telah meningkatkan kegiatan militer dalam beberapa bulan terakhir, mengancam Taiwan bahkan ketika dunia berurusan dengan pandemi coronavirus.

China belum berkomentar  tentang kegiatan angkatan udara China minggu lalu di dekat Taiwan.

Beijing secara rutin mengatakan latihan seperti itu bukanlah hal yang aneh dan dirancang untuk menunjukkan tekad negara itu untuk mempertahankan kedaulatannya.

Pesawat pembom H-6 Angkatan Udara China PLA terbang dekat Pesawat Tempur F-16 Taiwan pada foto seleb

China tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya.

Salah satu jenderal paling senior Cina bulan lalu mengatakan Cina akan menyerang jika tidak ada cara lain untuk menghentikan Taiwan menjadi merdeka.

Cina sangat curiga terhadap Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, yang dituduh sebagai niat separatis untuk menyatakan kemerdekaan formal.

Tsai mengatakan Taiwan sudah menjadi negara merdeka yang disebut Republik Cina, nama resminya. (Kontan.co.id/Noverius Laoli)

Adu Kekuatan Tempur Milter China Vs Taiwan

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved