Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Simak 7 Cara Menurunkan Berat Badan dengan Bersepeda

Bersepeda, di sisi lain, adalah aktivitas low impact yang tidak membuat tubuh terguncang dibanding berlari.

Editor: Sansul Sardi
Istimewa via Tribunnews.com
Bersepeda selama pandemi virus corona (Covid-19). 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut cara mudah menurunkan berat badan lewat olahraga bersepeda.

Bersepeda rupanya menyumbang faktor positif dalam program diet seseorang.

Hal ini dialami Heru, dengan bangga mengunggah foto dirinya di Instagram. Bersama sepedanya, ia menunjukkan pemandangan sawah di dekat tempat tinggalnya.

Tapi foto tersebut memiliki maksud lain, pria yang dulunya berperut buncit itu ingin memamerkan perutnya yang kini lebih langsing.

Ya, ketika digunakan dengan baik, sepeda rupanya bisa menjadi alat untuk menurunkan berat badan, entah itu untuk urusan penampilan atau ingin menjalani pola hidup sehat.

Kebanyakan orang memang ingin mencapai target penurunan berat badannya dengan cepat.

Namun ada baiknya kita mempertimbangkan kesehatan, karena menurunkan berat badan dengan drastis ditakutkan akan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Bukan Cuma Brompton, Ini 5 Merek Lain Sepeda Lipat Termahal di Dunia Lengkap dengan Keunggulannya

Catat, 4 Fakta Menarik Konsumsi Micin, Menggugah Selera Makan hingga Mendukung Diet?

Nah, bersepeda bisa membantu menurunkan berat badan dengan cara yang sehat.

Jadi selain mendapatkan berat badan yang ideal, kita juga mendapatkan bonus berupa tubuh yang bugar.

Kenapa bersepeda?

Jadi, mengapa memilih untuk menurunkan berat badan dengan bersepeda daripada menggunakan cara lain, seperti berlari misalnya?

Berlari memang dikenal efektif membakar kalori, tetapi olahraga ini termasuk high impact dan tidak semua orang mampu melakukannya.

Terutama jika kamu tinggal di kota yang tidak ramah pejalan kaki, sehingga track yang dilalui akan berdampak pada kaki, pergelangan kaki, betis, lutut, dan seterusnya.

Lari juga bisa menjadi kegiatan yang sulit untuk dimulai jika kamu memiliki cedera sebelumnya, selain risiko cedera lanjutan juga akan mengintai.

Bersepeda, di sisi lain, adalah aktivitas low impact yang tidak membuat tubuh terguncang dibanding berlari. Bersepeda bisa kamu lakukan hampir di mana saja, dan menyenangkan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved